Respons Pernyataan Guntur Soal Jokowi, Sekretaris TKN: Biarkan Rakyat yang Menilai, Rakyat Sudah Cerdas

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Senin, 29 Januari 2024 | 22:00 WIB
Nusron Wahid sebut Prabowo Gibran bakal ajak rival kerja sama (Foto: Gorajuara/ Tangkap layar YouTube Golkar Indonesia)
Nusron Wahid sebut Prabowo Gibran bakal ajak rival kerja sama (Foto: Gorajuara/ Tangkap layar YouTube Golkar Indonesia)

PejuangKantoran.com - Pernyataan Guntur Soekarnoputra tentang nasib Jokowi yang bisa ditentukan nanti bila Ganjar-Mahfud terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI mengundang banyak reaksi. 

“Kalau Ganjar dan Mahfud sudah jadi presiden dan wakil presiden, presiden punya hak prerogatif, gampang itu Jokowi mau diapain, nantilah,” kata Guntur.

Salah satu reaksi yang muncul berasal dari Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid

Baca Juga: Tatkala Ruang Layoff atau Pemecatan Kian Menganga

“Itu hak beliau sebagai pribadi dan ini zaman demokrasi. Apakah pernyatan yang menyebut Presiden Jokowi itu berlebihan apa tidak, apakah pas atau tidak, biarkan rakyat Indonesia yang menilai, rakyat kita sudah cerdas kok. Kita (Prabowo Gibran) fokus pada upaya pemenangan satu putaran saja," kata Nusron Wahid kepada wartawan, Senin (29/1). 

 

“Kalau Prabowo Gibran menang, semua tokoh yang saat ini berseberangan, termasuk Bu Mega, Pak Ganjar, Pak Mahfud, Mas Anies dan Gus Imin akan kita ajak rekonsiliasi. Tidak akan diapa-apain, justru kita akan ajak kerjasama membangun bangsa."

Ditambahkannya, Pilpres ini hanyalah kompetisi dan setelahnya Indonesia harus bersatu kembali untuk membangun Indonesia bersama-sama.

“Pak Prabowo dan Mas Gibran sadar, untuk membangun Indonesia tidak bisa sendirian, tapi butuh kebersamaan antar semua elemen bangsa. Apalagi di pihak sebelah, di partai sebelah, kan juga merupakan putra-putra terbaik bangsa.” lanjutnya. 

Baca Juga: Peluncuran Becak Listrik (CakPro) Pertama di Indonesia, Cari Nafkah Sambil Zero Emisi

Namun Nusron menekankan bahwa rakyat Indonesia saat ini sangat mencintai Presiden Jokowi. Hal itu terlihat baik dalam data survei maupun dari fakta-fakta yang dia temui di lapangan. 

“Rakyat sangat mencintai Pak Jokowi, kepuasannya mencapai 75-80%. Artinya bahkan yang memilih paslon lain pun ada yang cinta terhadap Pak Jokowi. Dan kemanapun Pak Jokowi berkunjung disambut meriah oleh rakyat.” jelasnya. 

“Justru saat ini rakyat sedang bersedih, karena periode Pak Jokowi akan segera berakhir. Rakyat yang mencintai Pak Jokowi sadar betul bahwa pembangunan yang sudah ada harus dilanjutkan, dan itulah yang hari ini diusung oleh Pasangan Prabowo Gibran.” pungkas Nusron. 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X