Kini, Keleluasaan Jadi Syarat Penting Sepanjang WfO atau Bekerja dari Kantor

photo author
Josephus Primus, Pejuang Kantoran
- Selasa, 12 Maret 2024 | 06:30 WIB
Ilustrasi: WFH bisa menghemat waktu perjalanan rata-rata 72 menit sehari. (Unsplash/Critian Tarzi)
Ilustrasi: WFH bisa menghemat waktu perjalanan rata-rata 72 menit sehari. (Unsplash/Critian Tarzi)

PejuangKantoran.com - Selepas menurunnya dampak pandemi Covid19, tren bekerja dari kantor atau WfO mulai bangkit kembali, utamanya di Amerika Serikat.

Laporan laman businessinsider.com edisi 11 Maret 2024 memberi catatan adanya penyesuaian kembali para pekerja kantoran dari kebiasaan bekerja dari rumah atau WfH ke bekerja dari kantor atau WfO.

"Selepas pandemi Covid19, saya kembali bekerja dari kantor atau WfO di perusahaan baru," kata SEO Strategis Chris Blondell asal Philadelphia, AS.

Chris Blondell, kini berusia 33 tahun, mulai merasakan WfH pada 2020.

Waktu itu, Chris Blondell bekerja sebagai konten kreator di sebuah perusahaan.

"Kantor yang memerintahkan kami WfH kala itu," kata Chris Blondell.

Chris Blondell mengatakan lantaran saat WfH dia bekerja menggunakan komputer, transisi antara bekerja dan mengurus rumah tangga lebih mudah.

Terang Chris Blondell, dirinya menikmati WfH lantaran dengan WfH dirinya malah bisa menyeimbangkan antara bekerja untuk kepentingan kantor dan mengurus rumah tangga.

WfO

Pada 2021, lanjut Chris Blondell, bekerja di perusahaan baru.

Di perusahaan baru, posisi Chris Blondell adalah Manajer SEO.

"Kantor mewajibkan karyawannya bekerja dari kantor atau WfO," kata Chris Blondell.

Di kantor barunya, Chris Blondell mengakui mesti beradaptasi lagi.

"Gaji memang lebih besar dari kantor lama namun menurut saya keleluasaan atau fleksibilitas seperti WfH jadi terbatas," tutur Chris Blondell.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Josephus Primus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X