Bagi orang Eropa, aroma ini merupakan aroma yang familier di tempat yang jauh. Sedangkan bagi orang Amerika, aroma ini mengingatkan pada perjalanan ke luar negeri.
De Angelo menganggap aroma khas toko sebagai cara lain untuk menyambut pelanggan.
“Baunya menjadi bahan pembicaraan,” katanya. “Orang-orang selalu mengomentarinya. Mereka dapat merasakan bahwa ini adalah sesuatu yang luar biasa. Kami tidak mencium baunya di toko baru. Aku merindukannya.”
Artikel Terkait
BPS: Jumlah Pekerja Disabilitas di Indonesia Naik 160 Persen di 2022
Observatorium Tertinggi Dunia Dibuka di Chile Setelah Perencanaan Konstruksi 26 Tahun
Awas Polusi Udara, Bisa Sebabkan Banyak Masalah Kulit termasuk Penuaan Dini
Boomerang Employee, Ketika Mantan Karyawan Kembali Bekerja di Kantor Lama setelah Sempat Resign
8 Kesalahan Memakai Paspor yang Sering Dilakukan Orang saat Melakukan Business Trip
2 Tanda Gaslighting di Tempat Kerja yang Begitu Nyata, Kenali Sebelum Kesehatan Mentalmu Terusik
Prabowo Puji Inisiatif Hendropriyono Melestarikan Budaya Indonesia lewat Replika Istana Majapahit