PejuangKantoran.com - Rata-rata pramugari memang memiliki penampilan menarik. Setidaknya hal ini bisa dilihat dari syarat-syarat menjadi pramugari, seperti tinggi badan minimal, berat badan proporsional (yang harus disertai foto seluruh badan), juga tidak berjerawat dan tidak memakai behel.
Namun syarat menjadi pramugari seperti itu mungkin cukup beralasan. Dalam praktiknya, pramugari berpenampilan menarik ternyata mampu memberikan pengalaman pelanggan yang terbaik.
Fakta tersebut diperoleh dari penelitian terbaru yang digelar oleh Dicle University di Turki. Peneliti mengungkapkan bahwa penumpang maskapai penerbangan percaya bahwa mereka mendapatkan layanan pelanggan yang lebih baik dari pramugari berpenampilan menarik.
Baca Juga: 5 Waktu Terbaik untuk Minum Air Putih, selain Ketika Haus atau Habis Olahraga
“Pramugari dengan daya tarik yang lebih tinggi ternyata meningkatkan motivasi penumpang untuk melakukan pendekatan, sehingga meningkatkan kualitas layanan yang mereka rasakan,” kata peneliti Sahap Akan dan Ozlem Atalik dalam jurnal Marketing and Management of Innovations.
Peneliti mengumpulkan data dari 19 pria dan 18 wanita yang bepergian dengan maskapai penerbangan di Turki dalam 12 bulan terakhir.
Responden yang berusia antara 19 hingga 47 tahun diminta menonton video penilaian layanan pelanggan awak kabin.
Pramugari yang enak dilihat menerima peringkat lebih tinggi dibandingkan mereka yang kurang menarik, terlepas dari tingkat layanan mereka.
Kecil kemungkinan bagi penumpang untuk melaporkan layanan buruk dari awak kabin yang berpenampilan menarik.
Para peneliti menerapkan metode neuromarketing baru yang mengukur tingkat kepuasan responden survei dengan electroencephalography (EEG).
Beberapa responden cenderung mengatakan bahwa mereka merasa lebih nyaman meminta bantuan kepada pramugari berpenampilan menarik.
Baca Juga: Pesta Prewedding Kedua Putra Mukesh Ambani di Italia Memicu Kemarahan Penduduk Setempat
Namun peneliti menemukan bahwa pembacaan EEG tidak berkorelasi dengan laporan verbal mereka.
“Meskipun peserta menyatakan kepuasan yang lebih tinggi terhadap layanan yang mereka terima dari pramugari yang mereka anggap menarik, hasil EEG tidak mencerminkan tingkat kepuasan tersebut,” jelas Sahap Akan, yang juga asisten profesor manajemen penerbangan di Dicle University.
Oleh karena itu Akan dan Atalik mendorong maskapai penerbangan untuk mempekerjakan karyawan dengan “atribut menarik” untuk meningkatkan pengalaman pelanggan.
Artikel Terkait
3 Cara Menanggapi Rekruter Saat Kamu Tidak Diterima Bekerja melalui Email
CEO Airbnb Brian Chesky: “Jangan Menganggap Tempat Kerja sebagai Keluarga”
Kapan Kita Tidak Perlu Memberi Tip atas Layanan yang Kita Terima?
Susah Dapat Kerjaan, Bintang General Hospital Ditembak Mati Sepulang Nyambi Jadi Bartender
Gaji Rp13 Juta-19 Juta per Bulan sebagai Assistant Manager Admin di PT Cosmic Indonesia, Mau?
MRT Jakarta Ternyata Memiliki Tarif Metro Termurah Kedua Di Asia Tenggara
3 Penyebab Meningkatnya Cuti Ayah di Tempat Kerja Tahun 2024, yang Sebelumnya Jarang Terjadi