Baparekraf Developer Day Buka Peluang Tingkatkan Keterampilan Developer sesuai Standar Global

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Senin, 7 Oktober 2024 | 19:26 WIB
Baparekraf Developer Day 2024 memberikan inspirasi, edukasi, dan fasilitas kepada para developer.
Baparekraf Developer Day 2024 memberikan inspirasi, edukasi, dan fasilitas kepada para developer.

PejuangKantoran.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) kembali menggelar Baparekraf Developer Day 2024 (BDD 2024).

BDD, yang diadakan di Yogyakarta, Minggu (6/10/2024) lalu, merupakan hasil kerja sama dengan berkolaborasi bersama Dicoding selaku Google Developers Authorized Training Partner dan Google Cloud Partner di Indonesia.

Tema yang diusung adalah “Bridging the Digital Skills Gap: Paving the Way for Digital Indonesia”.

Baca Juga: Hemat Mana, Belanja Keperluan Rumah Tangga Mingguan Atau Bulanan? Simak Perbandingannya!

Tujuan BDD di Yogyakarta ini adalah untuk memberikan inspirasi, edukasi, dan fasilitas kepada para developer, khususnya di bidang aplikasi, web, dan android.

Dengan begitu, mereka dapat meningkatkan keterampilan dan kualitas karyanya sesuai dengan standar industri global.

Dipilihnya kota Yogyakarta juga bukan tanpa alasan, tetapi karena posisinya sebagai salah satu kota dengan potensi besar di bidang teknologi dan pendidikan.

Apalagi ada banyak universitas ternama dan komunitas kreatif yang berkembang di kota ini, yang menjadi pusat inovasi dan siap berperan dalam pengembangan ekosistem digital Indonesia.

Diikuti oleh ribuan peserta

Ada 1.000 developer terpilih—dari total 4.000 pendaftar—yang berkesempatan hadir secara langsung dalam acara BDD di Yogyakarta. Bahkan ada peserta yang berasal dari Merauke, Provinsi Papua.

Baca Juga: Biasakan Melakukan Two Minutes Rules, Maka Tugas Tuntas Karirmu Akan Mulus

"Ini menunjukkan bahwa minat dari anak muda untuk bertransformasi secara digital telah tersebar di seluruh wilayah Nusantara,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Dengan tingginya minat tersebut, Sandiaga juga berharap mereka bisa mengisi sembilan juta talents gap atau kekurangan talenta yang dibutuhkan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Sebenarnya, Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan potensi ekonomi digital terbesar di dunia. Perkiraan nilai ekonomi digitalnya bahkan mencapai ratusan miliar dolar dalam beberapa tahun mendatang.

Meski begitu, salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah kesenjangan keterampilan digital sehingga ada perbedaan antara permintaan tenaga kerja di sektor digital dengan ketersediaan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X