Tupperware Tak Jadi Bangkrut, Malah Janji Mau Berubah Jadi 'Perusahaan Start-Up'

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 8 November 2024 | 18:42 WIB
Produk wadah makanan Tupperware akan tersedia secara online. (Instagram @tupperwareid)
Produk wadah makanan Tupperware akan tersedia secara online. (Instagram @tupperwareid)

Pada dekade berikutnya, lini Tupperware diperluas hingga mencakup tabung, gelas kimia, piring kue, dan segala macam peralatan. Merek ini bahkan menjadi bahan pokok di dapur-dapur di seluruh Amerika dan akhirnya di luar negeri.

Namun, Tupperware mengalami kesulitan untuk mengimbangi perkembangan di tahun-tahun belakangan ini. Di antaranya karena model bisnis yang sudah ketinggalan zaman dan meningkatnya persaingan.

Baca Juga: Dubes Kate Wyler dalam 'The Diplomat' Season 3 Dipastikan akan Kembali ke Netflix

Ketika mengajukan kebangkrutannya, Tupperware yang berbasis di Florida mencatat bahwa konsumen beralih dari penjualan langsung dan semakin menyukai wadah kaca daripada plastik.

Mengalami persaingan dan penurunan

Meskipun penjualan sempat meningkat selama puncak pandemi COVID-19—di saat konsumen lebih banyak memasak dan makan di rumah, Tupperware terus mengalami penurunan secara keseluruhan selama bertahun-tahun.

Padahal, masalah keuangan perusahaan ini menumpuk. Dalam permohonan kebangkrutan di September, Tupperware melaporkan lebih dari $1,2 miliar atau sekitar 19 triliun dalam bentuk utang dan $679,5 juta atau lebih dari Rp1 triliun dalam bentuk aset.

Baca Juga: Zhang Yiming Otak Di Balik Berdirinya Tik Tok Yang Saat Ini Mempunyai Kekayaan Senilai Rp714,1 Triliun!

“Ini adalah situasi yang sangat membutuhkan resolusi global yang luas,” kata Spencer Winters, pengacara Tupperware, seperti dilansir dari Inc..

Itulah sebabnya, Spencer mengatakan bahwa perjanjian penjualan yang diberikan kepada Tupperware sebagai “hasil yang baik” yang menurutnya dapat mempertahankan bisnis, hubungan dengan pelanggan, dan pekerjaan perusahaan tersebut. (Elga Windasari)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Inc.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X