Jeruk Gerga Curup: Meningkatkan Ekonomi Lokal dan Pariwisata Berkat Dukungan BRI

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 21 Desember 2024 | 15:30 WIB
Klaster Jeruk Gerga Curup ikut Bazaar UMKM BRI pada akhir tahun 2024 (  dok: BRI)
Klaster Jeruk Gerga Curup ikut Bazaar UMKM BRI pada akhir tahun 2024 ( dok: BRI)

PejuangKantoran.com - Jeruk yang dikenal karena rasa segar, ukuran bulir yang besar, serta kandungan gula rendah dan sedikit asam ini tidak hanya dicari karena kualitasnya, tetapi juga karena manfaatnya bagi kesehatan, seperti cocok bagi penderita diabetes.

Jeruk Gerga Curup, yang berasal dari Desa Karang Jaya, Kecamatan Selupu Rejang, Curup, Bengkulu, kini menjadi salah satu komoditas unggulan yang tidak hanya memperkaya sektor pertanian, tetapi juga menarik perhatian wisatawan.

Desa Karang Jaya yang terletak di sekitar kawasan wisata Danau Mas dan Curug menjadikan Jeruk Gerga Curup memiliki daya tarik tambahan sebagai destinasi wisata pertanian.

Baca Juga: Liburan Nataru 2024: Bali Jadi Destinasi Favorit Wisatawan, Tren Staycation Meningkat

Diana, seorang petani lokal, bahkan menawarkan pengalaman wisata petik buah jeruk yang membuat pengunjung dapat merasakan langsung kelezatan buah jeruk sambil menikmati suasana alam yang sejuk.

"Kami ingin memberi pengalaman interaktif bagi wisatawan, sekaligus memperkenalkan komoditas unggulan kami," kata Diana.

Salah satu keunggulan dari Jeruk Gerga Curup adalah daya tahannya yang luar biasa. Buah jeruk ini bisa bertahan hingga satu bulan asalkan kulitnya tidak rusak, menjadikannya pilihan ideal untuk pasar yang lebih luas, termasuk potensi ekspor.

"Jeruk ini memiliki rasa yang segar dan sedikit asam, sangat cocok untuk diet atau bahkan untuk kebutuhan kecantikan. Ini juga aman bagi mereka yang memiliki gula darah tinggi," tambah Diana.

Namun, untuk mengembangkan usaha ini, Diana mengakui bahwa modal yang dibutuhkan cukup besar, terutama untuk perawatan lahan dan pengelolaan usaha. Untuk itu, ia mendapat dukungan dari program Klasterku Hidupku yang digagas oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Program ini menawarkan pelatihan, akses ke modal kerja, serta promosi usaha yang sangat membantu para petani dalam mengembangkan bisnis mereka, terutama di tahap awal.

"Program Klasterku Hidupku sangat membantu kami dalam mengembangkan usaha. Kami mendapatkan pelatihan yang membuka wawasan baru serta kemudahan akses modal yang sangat meringankan," ungkap Diana.

Baca Juga: Strava Rilis Laporan Year In Sport: Trend Report 2024: Tren Baru dalam Gaya Hidup Aktif

Bahkan, melalui program ini, kelompok petani Jeruk Gerga Curup mendapat kesempatan untuk mempromosikan produk mereka melalui berbagai bazar, termasuk Bazar UMKM BRI yang digelar di Kantor Pusat BRI pada 16 Desember 2024 lalu.

Diana berharap bahwa Jeruk Gerga Curup akan semakin dikenal dan bisa tembus ke pasar internasional. Ia juga sangat optimis bahwa kerjasama yang terjalin dengan BRI akan terus mendukung kemajuan ekonomi petani lokal di Bengkulu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X