LinkedIn Satu-satunya Media Sosial yang Menyampaikan Dukacita untuk Bos Asuransi yang Ditembak Mati

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 19 Desember 2024 | 08:50 WIB
Mengapa hanya LinkedIn platform sosial yang menyampaikan dukacita atas kematian CEO UnitedHealthcare Brian Thompson? (Tangkap Layar Youtube/@Forbes)
Mengapa hanya LinkedIn platform sosial yang menyampaikan dukacita atas kematian CEO UnitedHealthcare Brian Thompson? (Tangkap Layar Youtube/@Forbes)

PejuangKantoran.com - Warga Amerika melontarkan reaksi beragam setelah insiden penembakan terhadap CEO UnitedHealthcare Brian Thompson. Bos perusahaan asuransi itu ditembak saat meninggalkan New York Hilton Midtown Hotel di Manhattan pada 4 Desember 2024 dini hari.

Sebagian warga mengungkapkan kelegaan dan kegembiraan mereka, berharap peristiwa tersebut menjadi titik balik dari sistem perawatan kesehatan Amerika yang sangat rusak.

Yang lain menyampaikan belasungkawa, berbagi simpati untuk keluarga Thompson dan mengutuk kekerasan yang mengakibatkan kematiannya.

Baca Juga: Perusahaan Startup Ini Umumkan PHK Massal, Namun Dikecam karena Ternyata Cuma Trik Marketing

Hanya satu platform online yang sepertinya menjadi tempat pengguna ikut menyampaikan dukacita atas kematian Brian Thompson tanpa bersimpati pada pembunuhnya: LinkedIn.

Karena sebagian besar orang di LinkedIn memanfaatkan platform tersebut untuk mengembangkan karir, jaringan, dan mencari peluang kerja baru, wajar jika mereka lebih berempati daripada membenci pemimpin yang kuat seperti Thompson.

"Belasungkawa terdalam dan sepenuh hati kami kepada keluarga, sahabat, dan orang-orang terkasih Brian Thompson, serta kepada seluruh tim di UnitedHealth Group," tulis Tim Wentworth, CEO Walgreens Boots Alliancenya di profil LinkedIn miliknya.

"Saya telah lama menghormati Brian sebagai pemimpin yang berdedikasi, dan pikiran serta doa kami menyertai banyak orang yang mengenalnya pada hari yang sangat sulit ini."

Simpati yang sama disampaikan oleh CEO dan Presiden Blue Cross Blue Shield Association, Kim Keck.

Karma bagi perusahaan asuransi?

Baca Juga: Pegawai dengan Gaji Di Bawah Rp10 Juta Tak akan Dikenakan PPh Pasal 21

Tidak seperti LinkedIn, banyak warga di platform lain justru merayakan kematian Thompson. Bahkan pengumuman mengenai kematian bos asuransi tersebut di halaman Facebook UnitedHealthcare ditanggapi dengan lebih dari 123.000 emoji tertawa.

Rupanya pengguna TikTok, Instagram, dan X sudah sering berbagi kisah horor mereka mengenai klaim yang ditolak oleh UnitedHealthcare, sehingga mereka menganggap kematian Thompson adalah pembalasan karma.

Bukannya mengenang kebaikan Thompson, banyak orang memilih untuk mengingat bagaimana perusahaannya telah mengecewakan mereka.

Teringat hari ketika UnitedHealthcare menolak rawat inap satu malam untuk anak saya yang berusia 12 tahun karena ‘tidak diperlukan secara medis’ setelah operasi perbaikan jantung ASD,” tulis salah satu pengguna X.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Your Tango

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X