PejuangKantoran.com - Kesenjangan upah berdasarkan gender masih terjadi di banyak negara. Bahkan, kabarnya hal ini semakin melebar di Eropa, khususnya untuk anggota dewan noneksekutif di sektor jasa keuangan.
Saat ini sebenarnya sudah ada upaya untuk merekrut lebih banyak perempuan untuk mengisi posisi-posisi senior. Namun menurut analisis konsultan Ernst & Young, kaum perempuan di Eropa yang bekerja di dewan direksi bank, perusahaan asuransi, dan manajer aset, dibayar rata-rata 36% lebih rendah daripada laki-laki pada 2023.
Studi menemukan bahwa gaji untuk laki-laki dan perempuan yang bergabung dengan dewan direksi meningkat selama periode tersebut, tetapi khusus untuk kaum adam meningkat lebih cepat.
Baca Juga: Tak Mudah Jadi Pemimpin Rapat, Ini 9 Cara Agar Bisa Mengakhiri Rapat dengan Sukses dan Efektif
Perempuan ditempatkan di posisi tidak penting
Kate Grussing, Direktur Pelaksana Sapphire Partners, firma perekrutan spesialis untuk posisi senior, mengatakan bahwa kesenjangan gaji yang semakin melebar itu merupakan tanda bahaya.
Menurutnya, alasan terjadinya kesenjangan tersebut cukup rumit. Ada kemungkinan hal itu disebabkan perempuan lebih sering ditempatkan pada posisi yang tidak terlalu penting sebagai anggota dewan.
Namun, Pemimpin Layanan Keuangan Global EY, Omar Ali, memiliki pemikiran lain. Ia berpendapat, alasan lain terjadinya kesenjangan gaji adalah direktur laki-laki memiliki lebih banyak pengalaman di posisi C-Suite daripada direktur perempuan saat ditunjuk untuk menduduki posisi dewan.
Inilah yang menurutnya membuat laki-laki lebih mungkin menduduki beberapa kursi komite.
Grussing bilang, sudah seharusnya dewan perlu memperhatikan dengan seksama perbedaan gaji antara laki-laki dan perempuan.
“Paksaan” dari Komisi Eropa
Temuan mengenai kesenjangan upah ini muncul ketika perusahaan-perusahaan di Uni Eropa (UE) sedang berusaha untuk mencapai 40% representasi perempuan di posisi dewan, dan 33% di seluruh peran eksekutif dan noneksekutif.
Aturan ini mulai diberlakukan di 2022 oleh Komisi Eropa. Hingga Juni 2026 nanti, mereka mengharuskan perusahaan-perusahaan publik besar untuk memenuhi target tersebut dan pemberian sanksi bagi yang tidak memenuhinya.
Saat ini, ada sebanyak 28% perusahaan jasa keuangan Eropa yang dianalisis oleh EY, yang tidak memenuhi target tersebut.
Fakta di lapangan menemukan bahwa gaji perempuan lebih rendah saat bertugas di komite dewan, seperti audit dan nominasi.
Artikel Terkait
Seorang Manajer Wajib Memahami 10 Tipe Kepribadian Karyawan Ini Agar Kerja Tim Menjadi Efektif
Beda Posisi Duduk, Beda Juga Kepribadiannya. Kamu Termasuk yang Mana?
Jangan Pilih 5 Warna Ini Kalau Kamu Mau Lebih Tenang di Rumah
Meski Bisa Beli Mobil Sport Mewah Tapi Budaya Kerja di Dubai Sangat Keras, Masih Minat?
10 Langkah untuk Mencapai Target Karir yang Ingin Dicapai sebelum Usia 30 Tahun
Tersenyumlah, Karena Senyum Itu Punya Banyak Manfaat. Berikut Ini Daftar 10 Manfaat Tersebut!
Saatnya Membangun Hubungan Harmonis dengan Atasan di Awal Tahun! Coba Ikuti 4 Panduan Ini