21% Karyawan Gen Z Tak Ingin Menikah dengan Orang yang Gajinya Lebih Rendah daripada Mereka

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Senin, 17 Februari 2025 | 08:38 WIB
Ilustrasi: Menurut survei, 21% Gen Z tidak mau menikah dengan seseorang yang penghasilannya lebih rendah dari mereka. (Freepik)
Ilustrasi: Menurut survei, 21% Gen Z tidak mau menikah dengan seseorang yang penghasilannya lebih rendah dari mereka. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Kalau dulu menikah karena uang sering dianggap matre atau oportunis, sekarang pandangan ini mulai berubah, terutama di kalangan Gen Z.

Sebuah survei dari EduBirdie yang melibatkan 2.000 responden berusia 18-27 tahun menemukan bahwa 21% Gen Z tidak mau menikah dengan seseorang yang penghasilannya lebih rendah dari mereka. 

Dua puluh satu persen mungkin rasanya cukup signifikan, tetapi pada akhirnya hanya 1 dari 5 — yang berarti lebih banyak kelompok usia yang menghargai cinta dan persahabatan daripada keuangan.

Baca Juga: Para Pemain Rahasia Rasa Ungkap Makanan Favorit: Ternyata Valerie Thomas Gak Bisa Lepas dari Kerupuk!

Apakah ini berarti Gen Z menikah karena uang? Apakah mereka lebih materialistis? Atau justru mereka lebih realistis menghadapi tantangan ekonomi zaman sekarang?

Hasil survei ini juga mengungkap fakta mengejutkan: 57% karyawan Gen Z percaya bahwa uang adalah kunci kebahagiaan, dan responden memiliki tujuan yang kuat untuk mendapatkan gaji enam digit.

Hal ini bertentangan dengan prinsip lama yang telah diajarkan kepada sebagian besar dari kita bahwa “hal terbaik dalam hidup itu gratis.” Namun, jika melihat kondisi ekonomi saat ini, pandangan ini masuk akal. Alasan kita bukan karena materialistis, melainkan khawatir.

Misalnya, 41% responden survei mengatakan bahwa mereka bergantung pada orang tua mereka untuk stabilitas keuangan. Meskipun tidak seburuk 46% yang ditemukan dalam studi utama oleh Bank of America tahun lalu, tetap saja cukup mengejutkan.

Banyak Gen Z yang menghadapi tekanan keuangan besar. Sebanyak 41% dari mereka masih bergantung pada orang tua untuk stabilitas keuangan, dan 21% di antaranya merasa bersalah karena masih menerima bantuan tersebut.

Karena itu, mereka tidak hanya ingin pasangan yang bisa diajak berbagi cinta, tapi juga bisa berbagi tanggung jawab ekonomi.

Baca Juga: Kolaborasi Forum Humas BUMN dan Forum Pemred, Kampanyekan Pemberantasan Misinformasi dan Disinformasi

“Bukan berarti Gen Z mengutamakan uang di atas segalanya, tetapi mereka tumbuh di era ketidakpastian ekonomi. Wajar jika mereka lebih selektif dalam memilih pasangan,” ujar Dr. Jane Smith, pakar hubungan dan ekonomi sosial.

Cinta masih lebih penting

Meskipun ada 21% yang mempertimbangkan penghasilan sebelum menikah, mayoritas Gen Z tetap lebih mementingkan cinta dalam hubungan.

Sebanyak 40% responden mengatakan cinta lebih penting daripada uang, dan 54% mau berkencan dengan seseorang yang berpenghasilan jauh lebih kecil dari mereka.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Your Tango

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X