- Tidak ada tujuan karir jangka panjang
Kamu tak memiliki visi untuk diri sendiri dan merasa seperti melayang tanpa arah. Kamu bahkan mungkin bertanya-tanya apakah bekerja di bidang yang tepat.
- Pemutusan dan gangguan
Saat merasa stuck, kamu mungkin secara tak sadar merusak produktivitas kerja dengan mencari kepuasan melalui hal lain, seperti melakukan hobi, kegiatan sosial, atau proyek sampingan. Hal tersebut tentu saja mengalihkan perhatian dari pekerjaan.
Baca Juga: Cara Menolak Pekerjaan Tambahan di Kantor yang Bisa Bikin Kamu Burnout
Penyebab lain yang bisa terjadi
Lalu, bagaimana jika pekerjaan sudah memberi gaji yang kompetitif, cuti berbayar yang murah hati, dan tunjangan yang baik, kamu tetap merasa stuck?
Herrity menyarankan untuk meluangkan waktu dan melakukan penilaian diri.
"Lihatlah kembali selama 6 – 12 bulan terakhir. Sudahkah kamu mengerjakan proyek baru atau menarik, memperoleh keterampilan tambahan, atau menerima pengakuan atas pekerjaan dalam bentuk promosi atau kenaikan gaji?” katanya.
Jika kamu tidak memiliki pertumbuhan di salah satu area tersebut, itu bisa menjadi tanda bahwa kamu telah mengalami stuck dalam pekerjaan. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Akhir Tahun Banyak yang Cuti, Awas Bikin Kamu Jadi Burnout!
Cara Atasi Burnout Karena Pekerjaan: Kurangi Ekspektasi
Hati-hati, Orang yang Perfeksionis Cenderung Mudah Mengalami Burnout!
Kamu Juga Bisa Merasa Burnout Ketika Gagal Terus Saat Mencari Pekerjaan
Perusahaan Tak Bisa Diam Saja Ketika Karyawan Mengalami Burnout, Ini yang Bisa Mereka Lakukan!
3 Hal yang Harus Ditingkatkan Agar Kamu Pantas Mendapatkan Promosi Jabatan
Hindari 4 Kesalahan Fatal Berikut Ini Saat Kamu Menjalani Wawancara Promosi Jabatan