Buat yang Masih Bingung Apa Itu Danantara, Ini Penjelasan Sederhana yang Mudah Dimengerti

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 25 Februari 2025 | 21:11 WIB
Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslan (tengah) yang juga Ketua Danantara saat konferensi pers usai peresmian Danantara di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 24 Februari 2025.  (Instagram @rosanroeslani)
Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslan (tengah) yang juga Ketua Danantara saat konferensi pers usai peresmian Danantara di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 24 Februari 2025. (Instagram @rosanroeslani)

PejuangKantoran.com - Pada 24 Februari 2025 lalu, Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Danantara atau Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara.

Danantara adalah solusi strategis dan efisien dalam mengoptimalkan BUMN, demikian dipaparkan oleh Presiden Prabowo, dengan harapan dapat meningkatkan dividen yang disetorkan kepada negara.

Berbeda dengan Kementerian BUMN yang berfungsi sebagai regulator, Danantara berperan sebagai super holding BUMN dan kendaraan investasi pemerintah sehingga akan bertindak sebagai eksekutor.

Baca Juga: BRI Menanam - Grow and Green Bersama Masyarakat Selamatkan Ekosistem Terumbu Karang dan Tingkatkan Pendapatan Nelayan

Mengambil Temasek Holdings di Singapura sebagai acuannya, Danantara diharapkan dapat memperkuat ekonomi Indonesia melalui pengelolaan aset yang lebih terpusat dan profesional.

Apa itu Danantara?

Masih banyak orang yang masih bingung dengan cara kerja Danantara. Sederhananya, Danantara adalah badan pengelola investasi yang tugasnya mengoptimalkan kekayaan negara dari investasi tersebut.

"Danantara adalah konsolidasi semua kekuatan ekonomi kita yang ada di pengelolaan BUMN, itu nanti akan dikelola, dan kita beri nama Danantara," ujar Presiden Prabowo Subianto, saat rapat terbatas bersama para menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (17/2/2025).

Badan ini juga akan mengelola berbagai aset pemerintah yang tersebar di berbagai kementerian untuk menciptakan efisiensi yang lebih besar. Selain itu, mendanai berbagai proyek strategis nasional.

Proyek-proyek strategis nasional yang dimaksud antara lain di sektor energi terbarukan, pengembangan industri manufaktur, hilirisasi sumber daya alam, serta ketahanan pangan.

Baca Juga: Berikut Ini 5 Hal Penyebab Kamu Tak Pernah Mendapatkan Promosi Jabatan!

Total aset BUMN yang dikelola oleh Danantara tak main-main, yaitu mencapai US$900 miliar atau sekitar Rp14.615 triliun, jika dihitung dengan kurs Rp16.238.

Pada tahap awal, investasi yang dikelola mencapai 20 miliar dollar AS atau sekitar Rp 326 triliun. Dana ini bersumber dari efisiensi anggaran dalam APBN 2025.

Prabowo menargetkan investasi ini dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional hingga mencapai 8 persen per tahun.

Sebagai tahap awal, ada tujuh BUMN yang tergabung dalam Danantara, yaitu Bank Mandiri, Bank BRI, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), PT Pertamina, Bank BNI, Telkom Indonesia, dan MIND ID.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Kompas.com, youtube @MalakaProjectid, TikTok @subhannursobah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X