Pejuangkantoran.com– Bekerja itu ibaratnya orang naik gunung, dimulai dari kaki gunung hingga akhirnya sampai puncak. Mereka yang memang berniat sungguh-sungguh untuk naik gunung pasti berusaha keras untuk sampai puncak.
Begitu juga bekerja, ambisi untuk mencapai puncak karir adalah hal yang seharusnya kamu pegang dari awal jika memang sungguh-sungguh niat dalam bekerja secara profesional.
Tak perlu sungkan kamu terlihat ambisius dalam meraih posisi yang lebih baik dari sebelumnya. Sebagaimana naik gunung, untuk bisa mencapai puncaknya kamu harus punya keterampilan dan stamina.
Tak hanya keterampilan hardskill terkait teknis yang harus kamu kuasai, akan tetapi softskill juga. Karena keduanya bila tidak kamu kuasai bisa menjadi sandungan karirmu. Kamu menjadi jarang atau tidak pernah mendapatkan promosi jabatan.
Berikut ini sejumlah hal yang bisa menyebabkan kamu tidak pernah mendapatkan tawaran promosi jabatan.
Baca Juga: 5 Alasan Masuk Akal Mengapa Hampir 50% Karyawan Menolak Promosi Jabatan, Kamu Mungkin Di Antaranya!
- Kamu betah dalam zona nyaman
Menggunakan analogi naik gunung, sudah pasti jika ingin mencapai puncah, kamu harus berjalan naik yang melelahkan. Belum lagi kamu juga harus membawa sejumlah perbekalan yang tentu tidak ringan.
Berada dalam zona nyaman tidak akan membawamu ke mana-mana. Ada proyek baru, kamu tidak ingin terlibat. Ada permasalahan yang sulit di kantor, kamu adem-ayem dengan hanya mengerjakan tugas-tugasmu saja tanpa ada keinginan untuk berkontribusi di luar tugasmu.
Beranilah untuk bergerak naik!
- Tidak meminta promosi jabatan
Terkadang bekerja keras saja tidak cukup. Kamu harus proaktif menunjukkan bahwa kamu kompeten. Jika pekerjaan kamu selalu bagus bahkan mengungguli yang lain, namun kamu cenderung “sembunyi”, itu juga tidak akan membawamu ke mana-mana.
Tunjukkan bahwa kompetensi dan prestasi kamu itu sangat dibutuhkan untuk bisa membuat perusahaan lebih berkembang. Tawarkan diri kamu kepada atasan untuk memegang tanggung jawab lebih.
Baca Juga: Hindari 4 Kesalahan Fatal Berikut Ini Saat Kamu Menjalani Wawancara Promosi Jabatan
- Tidak punya keterampilan penting
Memakai analogi naik gunung, apabila kamu tidak punya stamina yang bagus dan keterampilan dalam bidang mountaineering, kemungkinan besar kamu tidak akan sampai puncak.
Dalam bekerja secara profesional, keterampilan penting yang dibutuhkan dalam sebuah posisi/jabatan, itu menjadi hal yang medasar. Misal, seorang yang tidak punya keterampilan dalam menulis, maka rasanya tidak mungkin dia bisa memegang jabatan editor.
Artikel Terkait
Perempuan yang Ber-Makeup Ringan di Kantor Lebih Sering Dapat Promosi Jabatan
Kamu Mendapat Promosi yang Juga Diinginkan Sahabatmu di Kantor, Lalu Bagaimana?
3 Hal yang Harus Ditingkatkan Agar Kamu Pantas Mendapatkan Promosi Jabatan
Perubahan Jabatan Profesional di Era Modern: Data Terbaru LinkedIn
Kenaikan Jabatan Tak akan Datang Sendiri, Ini Peran Karyawan dan Atasan dalam Pertumbuhan Karirmu
Sekarang, AI Bisa Memprediksi Kesuksesan Karir Hanya dari Analisis Foto Wajah Seseorang
10 Langkah untuk Mencapai Target Karir yang Ingin Dicapai sebelum Usia 30 Tahun