PejuangKantoran.com - Pembalap Mario Aji memulai kiprahnya di Moto2 2025 dengan mengamankan satu poin pada seri pembuka di Sirkuit Buriram, Thailand (2/3/2025). Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pembalap muda Indonesia mampu bersaing di tingkat dunia.
Pencapaian ini juga menjadi modal berharga bagi Mario untuk menghadapi ketatnya persaingan musim ini, yang mencakup 22 race di 18 negara.
Baca Juga: Cek Apakah Kamu Lebih Sukses dari yang Kamu Kira, Jika Kamu Sudah Masuk Usia 35!
Konsistensi dan kerja keras Mario dalam menghadapi kompetisi yang ketat mencerminkan semangat juang yang sejalan dengan komitmen BRI dalam mendukung pengembangan generasi muda, termasuk di bidang olahraga.
Kiprah Mario Aji mencerminkan potensi besar talenta muda Indonesia di ajang internasional.
“Mario Aji telah membuktikan bahwa dengan kerja keras dan komitmen yang tinggi, talenta muda Indonesia mampu bersaing di ajang internasional," kata Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi.
Hendy menambahkan bahwa BRI mendukung penuh langkah Mario sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendorong prestasi anak bangsa dan memberikan motivasi bagi generasi muda untuk terus berkembang.
Menjangkau audiens yang lebih luas
Dukungan BRI terhadap keikutsertaan Mario Aji dalam kompetisi Moto2 2025 sekaligus untuk memperkuat strategi komunikasi perusahaan melalui berbagai aktivitas promosi dan kampanye produk, baik di dalam maupun luar negeri.
Baca Juga: Nino Fernandez Luncurkan Kruuu sebagai Bentuk Keresahannya dengan Permasalahan di Dunia Film
Pada ajang Moto2 2025, logo BRI hadir pada helm dan tumbler yang digunakan Mario Aji dalam setiap balapan, memperkuat eksposur BRI dalam ajang Moto2.
Selain itu, publikasi melalui media sosial Mario Aji setelah balapan menjadi bagian dari strategi komunikasi untuk menjangkau audiens yang lebih luas, baik nasional maupun internasional.
Mario Aji memulai perjalanan balapnya dari motocross sebelum beralih ke road racing. Karier internasionalnya dimulai pada 2018 melalui Idemitsu Asia Talent Cup dan Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas AP250.
Konsistensinya membawanya ke Red Bull MotoGP™ Rookies Cup dan Moto3™ Junior World Championship pada 2019–2021, di mana ia menunjukkan performa kompetitif.
Debutnya di Kejuaraan Dunia Moto3™ bersama Honda Team Asia pada 2022 semakin mengukuhkan namanya, terutama saat mengamankan posisi start depan di Grand Prix Indonesia.
Artikel Terkait
Kepailitan PT Sritex Mengakhiri Sejarah Panjang Perusahaan Tekstil Terkenal, Resmi Tutup 1 Maret 2025
BRI Salurkan Non-Cash Loan kepada IIF untuk Mendukung Pembiayaan Proyek Infrastruktur Strategis
Pentingnya Melakukan Kontak Mata atau Eye Contact Dalam Percakapan di Kantor
9 Cara dan Tips Meningkatkan Keterampilan Melakukan Kontak Mata Dalam Percakapan
4 Elemen Kunci Dalam Menyusun Prompt Yang Sangat Menentukan Sesuai Tidak Hasilnya
Badai PHK Sritex, Pemerintah Sebut Bakal Jamin Hak Karyawan Terdampak Termasuk Dimudahkan Dapat Pekerjaan Baru
Fiersa Besari Salah Satu Anggota Tim Ekspedisi Carstensz Pyramid yang Selamat. Begini Ungkapan Istrinya di HUT Fiersa...