PejuangKantoran.com - Tak banyak yang tahu bahwa Fakfak adalah salah satu penghasil pala terbesar di Indonesia, sehingga dijuluki sebagai "Kota Pala".
Pala sudah lama menjadi komoditas unggulan dan sumber pendapatan utama bagi masyarakat setempat melalui produk-produk turunannya, seperti rempah-rempah, bumbu masak, manisan, minyak pala, bahan pengawet, hingga pengharum kosmetik.
Melalui produk rempah, khususnya pala, Papua Global Spices kini telah menjangkau pasar internasional. Hal itu tak terlepas dari dukungan BRI, yang selalu berkomitmen mendukung UMKM melalui berbagai pameran dan program pemberdayaan.
Baca Juga: Dari Arjosari, Pacitan, Gula Aren Temon Kini Sukses Menembus Pasar Global dengan Dukungan BRI
Papua Global Spices mendapatkan akses ke calon pembeli baru yang berpotensi meningkatkan skala usahanya berkat keikutsertaan mereka dalam berbagai acara nasional maupun internasional.
UMKM binaan BRI yang berasal dari Fakfak, Papua Barat, ini bukan hanya sukses menembus pasar internasional, termasuk di China, tetapi juga meraih peluang lebih besar untuk berkembang.
“Kami sangat bersyukur atas kesempatan ini. Dengan dukungan dari BRI, kami bisa memperkenalkan produk rempah khas Indonesia ke pasar global. Ini menjadi langkah besar bagi kami untuk terus berkembang,” ujar perwakilan Papua Global Spices.
Ada tiga kunci utama yang ingin ditekankan pendiri Papua Global Spices bagi para pengusaha UMKM yang ingin meniti jalan menuju kesuksesan, yaitu kerja keras, keberanian dalam melangkah, dan kejujuran.
Semangat ini sejalan dengan komitmen BRI dalam mengembangkan UMKM agar mampu berkontribusi terhadap perekonomian nasional dan kesejahteraan masyarakat.
Potensi besar pengusaha usaha kecil Indonesia
Sebagai agent of development, BRI tidak hanya menyediakan akses permodalan bagi pengusaha UMKM, tetapi juga ekosistem pemberdayaan yang komprehensif, seperti program Klasterku Hidupku, Rumah BUMN, dan LinkUMKM.
Sebagai informasi, hingga akhir 2024 BRI telah membina lebih dari 38.574 klaster usaha, menjangkau lebih dari 433 ribu pengusaha UMKM melalui 54 Rumah BUMN, serta menghubungkan 10,6 juta user dalam platform LinkUMKM.
Selain itu, melalui Holding Ultra Mikro yang terdiri atas BRI, Pegadaian, dan PNM, layanan keuangan yang terintegrasi mampu melayani lebih dari 183 juta nasabah simpanan dan 35,9 juta debitur dengan total penyaluran kredit mencapai Rp626,6 triliun.
Pencapaian ini menunjukkan potensi besar pengusaha usaha kecil Indonesia untuk bersaing di tingkat internasional.
Artikel Terkait
Polemik Penundaan CASN 2024, BKN Usul Pendataan untuk Bantu Kembalikan Pegawai yang Terlanjur Resign
Pasca Diperiksa dalam Skandal Pemerasan Toko Roti, Codeblu Mengaku Dibully Netizen dan Introspeksi Diri: "Terlalu Banyak Salah"
Asyik Banget, ASN Bakal Dapat Jatah 4 Hari WFA Sebelum Lebaran!
ASN Bisa WFA Mulai 24-27 Maret 2024 Menjelang Lebaran, Pemerintah Sebut Ini Strategi Pecah Kemacetan Arus Mudik
Tak Bisa Diremehkan, Ini Pentingnya B2B dan B2C Sales Director agar Perusahaan Teknologi dan Startup Semakin Berkembang
Tertarik dengan Investasi ST014? Ketahui Dulu Imbalan dan Simulasi Kupon Tiap Serinya!
10 Langkah yang Harus Dilakukan Oleh Supervisor Dalam Melakukan Feedback yang Efektif
Dilema Pekerja Perempuan saat Harus Memilih: Mau Disukai atau Dianggap Kompeten?