Umbul Pelem, Wisata Air yang Dikelola Warga Desa Wunut bersama BUMDes melalui Program Desa BRILiaN

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 5 April 2025 | 20:13 WIB
Wisata air Umbul Pelem di Desa Wunut dikelola oleh warga dengan dukungan pemerintah desa dan BUMdes, sehingga berkontribusi untuk roda ekonomi masyarakatnya. (BRI)
Wisata air Umbul Pelem di Desa Wunut dikelola oleh warga dengan dukungan pemerintah desa dan BUMdes, sehingga berkontribusi untuk roda ekonomi masyarakatnya. (BRI)

PejuangKantoran.comDesa Wunut, yang berada di Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dikenal dengan sumber mata air yang begitu luar biasa.

Potensi ini dimanfaatkan oleh warganya untuk membangun wisata air yang kemudian memberikan dampak untuk kesejahteraan warga.

Warga Desa Wunut tak sendiri dalam mengelola wisata air yang diberi nama Umbul Pelem itu, melainkan dengan dukungan pemerintah desa setempat dan BUMDes. Wisata air ini kemudian memberi kontribusi pada roda ekonomi masyarakatnya sendiri.

Baca Juga: Ngontrak Rumah bareng Teman? Jangan Mau Jadi 'Cinderella Roommate' dan Segera Bagi Tugas!

Pembangunan Umbul Pelem yang menempati area seluas 110,5 hektar itu sudah dimulai sejak tahun 2016 dengan memanfaatkan dana desa.

“Dulu di daerah tersebut hanya ada hamparan air. Lalu setelah dana desa, kita mulai berpikir untuk merancang mau digunakan untuk apa,” ujar Kepala Desa Wunut, Iwan Sulistya Setiawan.

“Kalau desa yang lain kan ada yang membuat jalan dan sebagainya. Tapi kami memilih fokus membangun wisata air Umbul Pelem itu.

Program Desa BRILiaN BRI 2023

Tidak heran jika Desa Wunut bisa maju, karena daerah ini merupakan salah satu peserta yang pernah ikut berkompetisi dalam Program Desa BRILiaN BRI 2023. 

Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengungkapkan bahwa program Desa BRILiaN merupakan program pemberdayaan desa yang dilakukan oleh BRI sejak tahun 2020.

Baca Juga: Baru Berdiri Tahun 2019, Produk Minyak Telon Habbie Sasar Ekspansi Bisnis Ke Luar Negeri

“Desa BRILiaN merupakan program pemberdayaan desa yang bertujuan untuk menghasilkan role model dalam pengembangan desa melalui implementasi praktik kepemimpinan desa yang unggul serta semangat kolaborasi untuk mengoptimalkan potensi desa berbasis Sustainable Development Goals (SDG’s),” ujar Hendy.

Hingga akhir 2024 Program Desa BRILiaN telah diikuti 4.327 desa yang aktif tergerak berinisiatif dan berkomitmen untuk maju melalui program-program yang telah direncanakan.

Umbul Pelem sendiri berada di bawah pengelolaan BUMDes Sumberkamulyan yang berdiri pada 2023. Menurut Ketua BUMDes Sumberkamulyan, Sariyanto atau yang biasa disapa Ari, Umbul Pelem merupakan satu-satunya unit usaha yang digeluti hingga sekarang.

“Karena potensi desa kami ini yang terbesar adalah mata air, jadi yang dikembangkan di sisi wisata air. Jadi kami fokus di situ. Kalau sisi peternakan, kami masih merintis dan mencoba untuk ketahanan pangan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X