Program BRInita, yang diluncurkan pada 2022, telah menjangkau 31 lokasi di 15 provinsi di Indonesia. Hingga kini, program ini telah memberikan manfaat langsung kepada lebih dari 1.160 jiwa.
BRInita telah berkontribusi 20,16% terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) perempuan, serta membantu menurunkan angka stunting sebesar 11,27%.
Selain itu, program ini juga telah menghasilkan lebih dari 9.500 tanaman sayur dan 112 tanaman obat keluarga (TOGA).
Baca Juga: Bukan karena Gaji yang Tinggi, Ini Kesamaan Penduduk di Negara-negara Paling Bahagia di Dunia
Tak hanya memberikan dukungan fisik, BRI juga melakukan pendampingan secara berkelanjutan, mulai dari pelatihan teknik urban farming, pengelolaan hasil pertanian, hingga pemasaran produk, bekerja sama dengan para ahli dan mitra strategis.
“Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa langkah BRI dalam membangun ketahanan pangan berbasis komunitas melalui BRInita telah memberikan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia,” pungkas Hendy.
Artikel Terkait
Si 'Night Owl' Tak Perlu Merasa Bersalah karena Lebih 'On' Jika Bekerja pada Malam Hari
16 Film Indonesia yang Tayang Bulan Juni, dari The Dark House hingga Senyum Manies Love Story
Bagaimana Nasib Stairlift di Candi Borobudur Usai Kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron?
6 Karakter Orang yang Selalu Tawarkan Tempat Duduknya di Transportasi Umum, Bukan Cuma Sekadar Baik!
Topi Koki Berwarna Putih atau Toque Blanche Itu Tak Sekadar Gaya Namun Punya Fungsi dan Makna
Tak Perlu Takut Mengatakan 7 Kalimat Tegas Ini karena Bukan Jadi Tanda Kamu Tidak Sopan
Orang yang Bangun Pagi dan Bangun Siang Tak Perlu Dibandingkan, Masing-Masing Ada Plus Minusnya!