Pusat Kecerdasan Buatan (AI) Pertama di Jakarta Resmi Dibuka, Jadi Langkah Awal “Indonesia Digital 2045”

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Senin, 14 Juli 2025 | 19:19 WIB
Ilustrasi pusat artificial intelligence yang menjadi inovasi teknologi digital tetap aman dan inklusif. (Google Gemini)
Ilustrasi pusat artificial intelligence yang menjadi inovasi teknologi digital tetap aman dan inklusif. (Google Gemini)

Pejuangkantoran.com - Pada Jumat, 11 Juli 2025 lalu jadi momen penting untuk teknologi Indonesia.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) meresmikan AI Center of Excellence (CoE) di kantor Indosat Ooredoo Hutchison, Jakarta Selatan.

Saat peresmian, hadir Wakil Menkominfo Nezar Patria, CEO Indosat Vikram Sinha, CEO Cisco Chuck Robbins, dan SVP NVIDIA Ronnie Vasishta.

Acara ini menjadi bukti kolaborasi pemerintah dan tiga raksasa teknologi global berjalan serius.

Cisco lewat Networking Academy dan NVIDIA lewat Deep Learning Institute, akan menjadi mesin pelatihan utama yang melatih 1 juta orang di bidang jaringan, keamanan siber, dan kecerdasan buatan sebelum 2027.

Indosat bahkan menargetkan akses komputasi AI menjangkau ratusan juta penduduk lewat jaringan selulernya. 

Selain itu, perusahaan telekomunikasi tersebut juga memperkenalkan inisiatif AI Security agar inovasi lokal tetap aman dan patuh regulasi.

Baca Juga: Perhatikan 5 Kesalahan Umum yang Sering Terjadi saat Prompting untuk Artificial Intelligence

Mengapa ini penting?

Indonesia sudah menyiapkan Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial 2020‑2045 (Stranas KA) yang memprioritaskan talenta, infrastruktur, dan etika AI.

Itu membuat kehadiran CoE ini menjadi “pabrik” nyata untuk mewujudkan rencana di atas kertas.

CoE juga selaras dengan agenda Visi Indonesia 2045 dan cetak biru Making Indonesia 4.0 yang ditargetkan mendorong RI masuk 10 besar ekonomi dunia berkat digitalisasi dan industri hijau. 

McKinsey & Company memperkirakan, adopsi otomatisasi dan AI ini bisa menciptakan 4 – 23 juta pekerjaan baru di Indonesia pada 2030.

Dengan syarat, pelatihan keterampilan berjalan mulus. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: ANTARA News, Jakarta Globe, McKinsey & Company

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X