4 Faktor yang Memengaruhi Besaran Gaji di Australia, Plus Industri dengan Penghasilan Tertinggi

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Rabu, 23 Juli 2025 | 17:25 WIB
Ilustrasi:  Ada empat faktor utama yang memengaruhi besar kecilnya gaji di Australia. (Freepik)
Ilustrasi: Ada empat faktor utama yang memengaruhi besar kecilnya gaji di Australia. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Kalau kamu sedang berencana bekerja di Australia, pasti penasaran berapa gaji yang bisa didapatkan di sana.

Walaupun rata-rata gaji di Australia cukup tinggi, ternyata pendapatan seorang karyawan bisa sangat berbeda dengan karyawan lainnya, tergantung pada beberapa faktor penting.

Berikut ini empat faktor utama yang bisa memengaruhi besar kecilnya gaji di Australia.

Baca Juga: Bahaya Banget Minum Minuman Beralkohol Setelah Olah Raga. It's a Very Big No No. Ini Alasannya!

1. Pendidikan

Semakin tinggi tingkat pendidikan kamu, semakin besar peluang kamu dapat gaji lebih tinggi di Australia.
Kalau kamu punya sertifikat atau diploma, kamu bisa dapat gaji sekitar 17% lebih tinggi dibanding lulusan SMA.

Sementara lulusan S1 atau sertifikat tingkat IV punya gaji 24% lebih tinggi dibanding pemegang diploma.

Lalu, jika kamu punya gelar Master, kamu bisa punya gaji lebih tinggi hanya 29% lebih tinggi dari lulusan S1. Bahkan pemegang gelar Doktor pun bisa dapat gaji sekitar 23% lebih tinggi dari S1.

Jadi, makin tinggi tingkat pendidikan kamu, makin tinggi pula gaji yang bisa kamu kantongi.

2. Pengalaman kerja

Baca Juga: Yakin Hidup dan Kerja Kamu Sudah Seimbang? Ini 6 Langkah Mudah Melacaknya

Punya pengalaman 2–5 tahun? Gaji kamu bisa naik 32% dibanding yang baru mulai kerja. Jika sudah bekerja lebih dari 5 tahun, maka kamu bisa dapat 36% lebih banyak.

Sementara pemilik pengalaman 10 tahun, bisa naik 21% lagi. Sementara untuk kamu yang sudah kerja 15 tahun lebih, biasanya gaji naik sekitar 14%.

Pengalaman jelas jadi modal penting buat dapetin gaji lebih besar!

3. Jenis pekerjaan dan industri

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Time Doctor

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X