“Dengan ini, pelanggan bisa pulih dari kendala perjalanan dengan lebih cepat,” katanya.
Maskapai lain juga mulai menerapkan teknologi serupa untuk tujuan operasional. Southwest Airlines, misalnya, menggunakan machine learning untuk memperkirakan jumlah bagasi yang harus dibawa ke bagasi pesawat.
Alaska Airlines memanfaatkan AI untuk perencanaan keselamatan dan operasional, dengan fokus pada peningkatan pengalaman penumpang.
Sebagai informasi tambahan, maskapai secara umum memang telah lama menggunakan algoritma dinamis berbasis permintaan dan penawaran dalam penetapan harga. Perubahan harga tiket yang fluktuatif dalam waktu singkat adalah hal yang umum.
Baca Juga: 3 Gaya Kepemimpinan Modern Yang Mulai Banyak Dipakai. Berikut Ini Cara Melakukannya!
Namun demikian, American Airlines sendiri juga bukan tanpa kritik. Beberapa laporan menunjukkan bahwa mereka pernah membebankan harga lebih tinggi untuk penumpang yang bepergian sendiri dibandingkan penumpang yang bepergian berkelompok.
Dalam hal profitabilitas, American juga masih tertinggal dibandingkan pesaingnya seperti Delta dan United, termasuk pada kuartal kedua 2025 ini.
Jadi, penggunaan AI dalam bisnis sebenarnya sah-sah saja, namun perusahaan harus tetap mengedepankan etika.
Artikel Terkait
5 Tipe Pekerja yang Paling Diuntungkan dengan Pelacakan Work-life Balance
Terlalu Lama Duduk Bikin Sakit, Ini 5 Masalah Kesehatan Pekerja Kantoran dan Solusi Mengatasinya
Legenda Gulat WWE Hulk Hogan Meninggal Dunia di Usia 71 Tahun
Bosan dengan Rutinitas yang Itu-itu Saja? Gini Lho, Cara Bikin Aktivitas Kamu Lebih Memuaskan!
4 Gaya Manajerial Terbaik untuk Mengelola Tim Penjualan, Gabungkan agar Hasilnya Maksimal
Bagaimana Caranya Ganti Karir Jika Kamu Seorang Akuntan Pajak? Ikuti Langkah-Langkah Ini!
Jika Rapat Lama dan Bertele-tele, Lakukan Ini agar Meeting Lebih Efektif dan Cepat Selesai