4 Gaya Manajerial Terbaik untuk Mengelola Tim Penjualan, Gabungkan agar Hasilnya Maksimal

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Jumat, 25 Juli 2025 | 13:52 WIB
Seorang manajer penjualan terkadang harus bisa meyakinkan anggota timnya tentang car baru. (Google Gemini)
Seorang manajer penjualan terkadang harus bisa meyakinkan anggota timnya tentang car baru. (Google Gemini)

Pejuangkantoran.com - Mengelola tim penjualan itu bukan cuma soal memberi target lalu berharap semuanya tercapai. Kuncinya ada di dua hal utama: motivasi dan gaya manajemen.

Setiap orang di tim punya karakter yang berbeda, jadi tidak ada satu pendekatan yang cocok untuk semua orang.

Ini membuat manajer penjualan yang hebat harus bisa memilih cara yang tepat untuk mengarahkan timnya, tergantung dari situasi yang dihadapi.

Tujuan utamanya? Bukan hanya mengejar target, tetapi juga membangun tim yang semangat, sejalan dengan visi perusahaan, dan terus bergerak maju.

Namun, belum tentu semua manajer tahu cara mengatur pendekatan yang sesuai.

Jika manajer tidak bisa menyesuaikan diri, mereka bisa gagal membangun hubungan dengan tim. Baik secara logika, emosi, maupun cara kerja.

Oleh karena itu, sangat penting untuk membuat tim tetap solid dan produktif dengan berbagai gaya manajemen yang bisa disesuaikan berdasarkan kebutuhan.

Baca Juga: Manajer Adalah Pimpinan Sekaligus Pelatih, Karena iItu Lakukan Hal Berikut Ini Untuk Tingkatkan Produktivitas Tim!

Berikut adalah empat gaya manajemen utama yang bisa dipakai untuk mengelola tim penjualan.

  1. Manajer otokratis

Gaya ini cocok digunakan saat manajer butuh kontrol penuh.

Misalnya ketika bekerja dengan tim baru, harus menyampaikan kebijakan penting, atau saat situasi di lapangan sudah buntu dan butuh keputusan cepat.

Dalam situasi seperti ini, manajer perlu tegas dan memberi arahan yang jelas. Tidak perlu banyak ruang untuk diskusi karena ini saatnya menunjukkan kepemimpinan.

  1. Manajer yang “menjual” ide

Kadang manajer perlu meyakinkan tim bahwa ide atau arah baru itu layak dicoba.

Misalnya saat mengganti strategi, memperkenalkan teknik penjualan baru, atau ketika tim butuh dorongan ekstra untuk capai target.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Spice Works

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X