3 Gaya Kepemimpinan Modern Yang Mulai Banyak Dipakai. Berikut Ini Cara Melakukannya!

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 26 Juli 2025 | 11:55 WIB
Kepemimpinan yang bersifat inspiring menjadi salah satu gaya yang lebih dipilih untuk saat ini. (Google Gemini)
Kepemimpinan yang bersifat inspiring menjadi salah satu gaya yang lebih dipilih untuk saat ini. (Google Gemini)

Pejuangkantoran.com - Dunia kerja terus berubah dan cara memimpin pun ikut berubah.

Gaya kepemimpinan (leadership) yang kaku dan penuh aturan menjadi dominan dan hal yang biasa di masa lalu. Bos besar membuat semua keputusan dan bawahan tinggal mengikuti.

Saat ini, pendekatan seperti itu sudah dianggap ketinggalan zaman. Banyak perusahaan mulai berpindah memakai gaya kepemimpinan yang lebih fleksibel, terbuka, dan melibatkan semua orang dalam tim.

Hal ini penting karena data menunjukkan bahwa karyawan sudah tak mau lagi bekerja di bawah manajemen kuno.

Menurut laporan Gallup 2024, 82% karyawan akan mempertimbangkan resign jika tempat kerjanya masih pakai gaya kepemimpinan (leadership) yang jadul.

Sebaliknya, perusahaan yang berani berubah ke gaya kepemimpinan modern justru mendapatkan hasil yang luar biasa.

Baca Juga: Jika Kamu Melihat 5 Tanda Ini, Itu Tanda Perusahaan Memiliki Kepemimpinan yang Sehat dan Layak Dipertimbangkan

Misalnya, tingkat retensi karyawan di Patreon mencapai 92%, Microsoft naik kapitalisasi pasarnya sampai $1,5 triliun di bawah Satya Nadella, dan GitHub bisa mempercepat inovasi 50% lebih cepat.

Namun, bukan berarti gaya lama harus dibuang sepenuhnya.

Di lingkungan tertentu yang berisiko tinggi, seperti NASA atau militer, struktur dan aturan yang ketat masih penting. Meskipun mereka juga mulai menyesuaikan diri.

Intinya, bahkan "benteng terakhir" pun mulai membuka diri terhadap perubahan.

Apa saja gaya kepemimpinan yang modern

Berikut adalah beberapa gaya kepemimpinan modern yang sedang naik daun.

  1. Kepemimpinan transformasional

Gaya ini fokus pada visi dan inspirasi, bukan tekanan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: CEO Today

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X