• Ekspor password dari Microsoft Authenticator. Lakukan sebelum tanggal 1 Agustus karena setelah itu, kamu tidak bisa lagi mengaksesnya dari aplikasi.
• Impor password ke layanan baru. Ikuti panduan masing-masing platform untuk mengimpor data dengan aman.
Baca Juga: 'Kampung Jabang Mayit' Angkat Tema bahwa Perempuan Punya Otoritas atas Tubuhnya Sendiri
• Catat ulang informasi pembayaran. Microsoft menegaskan bahwa data kartu atau metode pembayaran tidak bisa diekspor secara otomatis demi alasan keamanan. Kamu harus memasukkan ulang secara manual.
Perlu juga dicatat bahwa password yang pernah kamu buat menggunakan fitur “password generator” di Authenticator, tapi belum disimpan, akan terhapus dan tidak bisa dikembalikan.
Jadi, pastikan kamu memindahkan semua data penting, karena per 1 Agustus Microsoft hapus akses password di Authenticator.
Baca Juga: 5 Cara Menulis Email Negosiasi Gaji yang Efektif Saat Mendapat Tawaran Kerja
Langkah ini memang agak merepotkan, terutama kalau kamu sudah terbiasa dengan kemudahan autofill di Authenticator. Tetapi demi keamanan dan keberlanjutan layanan, perubahan ini tampaknya tidak bisa dihindari.
Karena itu, sisihkan waktu beberapa menit untuk mengamankan password masing-masing sebelum semuanya terlambat. Jangan sampai nanti baru panik setelah data penting hilang.
Artikel Terkait
Jika Rapat Lama dan Bertele-tele, Lakukan Ini agar Meeting Lebih Efektif dan Cepat Selesai
3 Gaya Kepemimpinan Modern Yang Mulai Banyak Dipakai. Berikut Ini Cara Melakukannya!
Tak Selalu Menjadi Kunci Produktivitas, Multitasking Justru Bisa Kontraproduktif di Momen Berikut Ini!
Perang Harga! American Airlines Kritik Penggunaan AI untuk Penentuan Harga Tiket oleh Kompetitor
Perilaku yang Sering Muncul saat Dewasa Jika Seseorang Punya Masa Kecil Kurang Bahagia
Resmi Diluncurkan Logo dan Tema HUT ke-80 RI, Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju
Tanpa Disadari, Ini 9 Kebiasaan Sosial yang Bisa Membuat Orang Menjauh dari Kamu!