Obrolan, Notifikasi, Sampai Menunggu Arahan Atasan adalah Bentuk Pemborosan Waktu di Tiap Lingkungan Kerja

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 30 Agustus 2025 | 15:10 WIB
Ada hal-hal yang kamu lakukan atau alami namun tak disadari memboroskan waktu. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Ada hal-hal yang kamu lakukan atau alami namun tak disadari memboroskan waktu. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Pejuangkantoran.com - Di mana pun kamu bekerja, kamu mungkin melakukan pemborosan waktu kerja jika tidak bekerja secara efektif.

Menariknya, pemborosan waktu tidak selalu terlihat sama di setiap tempat kerja. Ini karena lingkungan kerja sangat memengaruhi bagaimana waktu kamu bisa terbuang tanpa disadari.

Berikut adalah cara “waktu yang hilang” bisa muncul saat bekerja di kantor, kerja remote, hybrid, sampai kerja lapangan.

  1. Di kantor: Gangguan sosial dan rapat yang kebanyakan

Buat kamu yang kerja di kantor, salah satu “penyakit” paling umum adalah obrolan yang kelewat lama.

Awalnya cuma basa-basi sebentar, tiba-tiba jadi mengobrol ngalor-ngidul soal drama TV atau gosip terbaru. Tanpa sadar 20 menit sudah hilang.

Belum lagi kalau rapat menumpuk. Satu jam rapat tanpa tujuan jelas bisa membuat kamu kehilangan fokus untuk pekerjaan yang sebenarnya penting.

Gangguan lainnya adalah notifikasi email, chat kantor, atau aplikasi kerja yang terus bunyi. Ini bisa membuat fokus yang baru mulai didapatkan langsung buyar lagi.

Ditambah lagi kalau istirahat makan siang molor, yang membuat kamu makin susah balik ke mode kerja.

Baca Juga: 9 Hal Kecil di Kantor yang Bikin Waktu Kamu Terbuang Percuma tanpa Hasil Kerja yang Jelas

  1. Kerja remote: Batas kerja dan kehidupan pribadi yang kabur

Kerja dari rumah memang fleksibel, tetapi godaannya juga banyak. HP yang selalu ada di samping, membuat kamu jadi mudah tergoda balas chat pribadi atau angkat telepon.

Gangguan lain datang dari hal-hal kecil seperti menyuci piring atau membereskan rumah di tengah jam kerja. Awalnya terasa produktif, tetapi lama-lama membuat waktu kerja malah berantakan.

Bahkan, kadang kamu merasa sibuk padahal pekerjaannya tidak mendesak.

Contohnya, berjam-jam merapikan file di komputer atau mempercantik slide, padahal tugas utama belum tersentuh.

Jadi, kamu sebenarnya bukan malas, tetapi arah fokusnya salah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Time Doctor

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X