PejuangKantoran.com – Sebelum film dimulai di bioskop, biasanya penonton akan disajikan dengan pemutaran trailer film yang akan tayang, atau video mengenai tata tertib menonton di bioskop.
Namun kini warganet ramai membahas video Presiden Prabowo di bioskop, yang diputar sebelum film dimulai.
Video tersebut menampilkan beberapa adegan Ketika Prabowo berpidato mengenai ajakan untuk bersama-sama menyejahterakan rakyat. Video kemudian menampilkan sederetan angka yang diklaim sebagai capaian dari pelaksanaan program Kabinet Merah Putih yang dipimpinnya.
Baca Juga: Optimisme: Kunci Jadi Pemimpin yang Memberi Energi, Bukan Menguras Energi Karyawan
Misalnya, program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang sejak diluncurkan pada 4 Januari 2025 sudah menjangkau 20 juta penerima manfaat, yaitu anak sekolah di seluruh Indonesia. Tercatat ada 5.800 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program MBG tersebut.
Ada pula informasi tentang 1.200 ton ekspor jagung pertama di tahun 2025, hingga 21.760.000 ton produksi beras nasional sampai Agustus 2025.
Selain itu juga ditampilkan video saat peluncuran 80.000 Koperasi Desa Merah Putih dan tentang 100 Sekolah Rakyat yang mulai diresmikan.
Bukan hanya menunjukkan angka-angka capaian program kabinet, video tersebut juga menekankan interaksi hangat Prabowo bersama dengan para petani dan anak-anak.
Setelah video selesai, muncul peringatan untuk tidak merekam film bioskop seperti aturan-aturan sebelumnya.
Komentar warganet dan Istana
Baca Juga: 5 Cara Sederhana untuk Jadi Lebih Optimis, Baik dalam Hidup dan Juga saat Bekerja
Pemutaran video Presiden Prabowo di bioskop tersebut menimbulkan beragam reaksi dari warganet. Sebagian menganggapnya positif, namun sebagian lagi justru merasa tidak memerlukannya.
Ada yang menyebut bahwa kampanye pemerintah yang masuk ke bioskop ini pernah terjadi di era Soeharto dan Joko Widodo menjabat sebagai Presiden, sehingga sah-sah saja.
“Ya gpp sih, selama masih menjabat aja. Isinya program2 dia biar rakyat ingat dan kawal. Nanti kalau udah Ganti preside nisi video program presiden baru juga gpp, siapapun presidennya (emoji tertawa) asal pas masa kampanye nanti, ilang itu video,” kata @triccala.
“Kenapa nggak lagu Indonesia Raya aja?!?” protes @yudha_eka.
Artikel Terkait
ChatGPT Memang Bisa Jadi Alat Bantu Pencari Kerja untuk Dapat Gaji Tinggi, tapi Hati-hati Ada Risikonya
1 dari 6 Pencari Kerja Modern Menjadikan ChatGPT sebagai Senjata Rahasia, Mulai dari Bikin CV Sampai Wawancara Kerja
Lowongan Kerja: Petugas Kebersihan di Kedutaan Besar Jerman Jakarta
Lowongan Kerja: Staf Politik dan Pers di Kedutaan Besar Jerman Jakarta
Lowongan Kerja: Experienced Flight Attendant Citilink
Dokter Influencer Ini Bakal Jadi Pesaing Raffi Ahmad sebagai Menpora yang Baru, Siapa Dia?
Program Olah Raga Selama Sepekan Untuk Kurangi dan Cegah Kecemasan Bagi Pekerja Kantoran