Bjorka Kembali Beraksi Bocorkan Data 341 Ribu Anggota Polri, Benarkah Sang Hacker Masih Bebas?

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Rabu, 8 Oktober 2025 | 10:26 WIB
Usai dikabarkan ditangkap, Bjorka malah bocorkan data pribadi milik 341 ribu anggota Polri di platform media sosial X. (Pajak.go.id/TikTok @uzoneid)
Usai dikabarkan ditangkap, Bjorka malah bocorkan data pribadi milik 341 ribu anggota Polri di platform media sosial X. (Pajak.go.id/TikTok @uzoneid)

PejuangKantoran.com - Hanya berselang 11 hari setelah kabar penangkapannya, sosok hacker misterius bernama Bjorka kembali membuat heboh dunia maya.

Seolah ingin membuktikan bahwa polisi menangkap orang yang salah, Bjorka bocorkan data Polri. Setidak data pribadi milik 341 ribu anggota Polri diunggahnya di platform media sosial X pada Sabtu (4/10/2025).

Aksi ini diduga sebagai bentuk balasan atas penangkapan seseorang yang diklaim sebagai Bjorka, tetapi belakangan diketahui bahwa orang tersebut hanyalah peniru.

Baca Juga: Bjorka Ditangkap Polisi Terkait Jual Beli Data Ilegal, Benarkah Ia Hacker Kontroversial Itu?

Pihak kepolisian melalui Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, mengonfirmasi bahwa mereka sudah menerima laporan soal kebocoran data tersebut.

“Itu sedang kami dalami,” ujarnya singkat pada Senin (6/10/2025), dilansir dari Warta Kota.
Reonald menegaskan bahwa identitas di dunia maya sangat mudah dipalsukan sehingga siapa pun bisa mengaku sebagai siapa saja.

“Seperti yang sudah disampaikan Wadirsiber, di internet semua orang bisa jadi siapa pun,” katanya.

Polisi kini masih menyelidiki apakah pelaku yang kali ini muncul benar-benar Bjorka yang dulu sempat viral atau hanya orang lain yang menggunakan namanya.

Isi dan sumber data yang bocor

Kabar Bjorka bocorkan data Polri pertama kali diungkap oleh pakar keamanan siber Teguh Aprianto melalui akun X miliknya, @secgron. Ia menyebut data yang bocor berisi nama lengkap, pangkat, satuan tugas, nomor telepon, dan alamat email para anggota Polri.

Baca Juga: Lowongan Kerja Yayasan Mudra Swari Saraswati Ubud: Personal Assistant & HR Coordinator

Namun, berdasarkan penelusuran Tempo.co, data yang dibocorkan Bjorka ternyata bukan data terbaru. Informasi tersebut berasal dari sekitar tahun 2016 sehingga sebagian nama dalam daftar sudah tidak lagi aktif atau bahkan telah pensiun.

Sementara itu, polisi sebelumnya telah menangkap seorang pemuda berinisial WFT di Minahasa, Sulawesi Utara. Ia disebut sebagai orang yang mengaku sebagai Bjorka dan pernah mencoba memeras sebuah bank.

Menurut Wakil Direktur Reserse Siber Polda Metro Jaya, AKBP Fian Yunus, WFT telah beraktivitas di media sosial menggunakan nama Bjorka sejak 2020.

Meski begitu, pihak kepolisian belum bisa memastikan apakah WFT adalah Bjorka yang sama dengan sosok yang sempat membocorkan data 1,3 miliar kartu SIM, data pengguna IndiHome, data KPU, dan berbagai dokumen rahasia pada 2022 lalu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Tempo.co, Tirto.id, Warta Kota Production

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X