Kunci Sukses dan Cara Baru Mengembangkan Diri Bagi Karyawan di Era AI Adalah Dengan Belajar di Luar Kelas

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Selasa, 7 Oktober 2025 | 09:05 WIB
Agar kemampuan profesional bisa berkembag dengan baik di era AI ini, kuncinya adalah  dengan belajar di luar kelas. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Agar kemampuan profesional bisa berkembag dengan baik di era AI ini, kuncinya adalah dengan belajar di luar kelas. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

 

Pejuangkantoran.com - Permintaan untuk peningkatan keterampilan sebenarnya bukan hal baru. Namun, belakangan ini kebutuhan tersebut semakin mendesak.

Survei pada kuartal pertama 2025 menunjukkan bahwa 59% CHRO (Chief Human Resources Officer) menilai pengembangan keterampilan adalah tantangan terbesar dalam pengalaman karyawan. Angka ini naik cukup tajam dibandingkan 2024.

Perkembangan teknologi dan penggunaan kecerdasan buatan (AI) membuat banyak organisasi harus menyesuaikan kebutuhan keterampilan karyawan.

Menurut data Lightcast, sekitar 32% keterampilan yang dibutuhkan dalam pekerjaan sudah berubah hanya dalam tiga tahun terakhir, yaitu sejak 2021 hingga 2024.

Forum Ekonomi Dunia juga memprediksi bahwa hingga 2030 nanti, 59% pekerja di dunia perlu meningkatkan keterampilannya.

Masalahnya, kesadaran akan pentingnya belajar memang meningkat, tetapi partisipasi karyawan dalam pelatihan masih rendah.

Di Amerika Serikat misalnya, hanya 45% karyawan pada 2024 yang mengikuti pelatihan untuk mengembangkan keterampilan baru.

Baca Juga: Ini Kunci! Mengembangkan Keterampilan Baru Penting Bagi Karyawan Maupun Perusahaan!

Bahkan, dari mereka yang berencana pindah kerja dalam setahun ke depan, hanya 32% yang benar-benar yakin sudah punya keterampilan cukup untuk sukses di peran barunya.

Padahal, investasi dalam pengembangan karyawan terbukti menguntungkan.

Riset Gallup menunjukkan bahwa perusahaan bisa meningkatkan keuntungan hingga 18% dan produktivitas 14% jika lebih banyak karyawan merasa mendapat kesempatan belajar di tempat kerja.

Tantangan terbesar adalah waktu

Ketika ditanya hambatan utama untuk mengikuti pelatihan, baik karyawan, manajer, maupun pimpinan HR sepakat dengan satu jawaban, yaitu waktu.

89% CHRO menyebut waktu kerja yang tersita sebagai hambatan utama, 37% manajer juga melihat hal ini sebagai kendala, sedangkan 41% karyawan mengaku tidak punya cukup waktu untuk belajar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Gallup

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X