Indonesia Jadi Negara dengan Waktu Penggunaan Ponsel Tertinggi di Dunia Tahun 2025

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Rabu, 22 Oktober 2025 | 18:48 WIB
Ilustrasi: Masyarakat di negara-negara di Asia seperti Indonesia, Thailand, dan Filipina, tercatat dengan penggunaan ponsel yang tertinggi di dunia. (Freepik/Wah Home Studio)
Ilustrasi: Masyarakat di negara-negara di Asia seperti Indonesia, Thailand, dan Filipina, tercatat dengan penggunaan ponsel yang tertinggi di dunia. (Freepik/Wah Home Studio)

Sementara itu, negara seperti Amerika Serikat atau Inggris mungkin punya total waktu online  yang tinggi, tetapi lebih banyak dihabiskan lewat laptop untuk urusan kerja.

Yang membuat kita susah lepas dari ponsel

Laporan pada tahun 2025 menyebut ada tiga hal utama:

Baca Juga: Atasi Jet Lag dengan Cara Profesional, Ini 5 Tips Sederhana yang Benar-Benar Ampuh!

1. Video pendek. YouTube, TikTok, dan Reels menyedot waktu paling banyak. Bahkan dengan munculnya “kelelahan digital”, video pendek tetap jadi favorit.

2. Super-app. Di Indonesia dan Asia Tenggara, aplikasi serbabisa seperti Gojek, Grab, dan Shopee nggak cuma untuk belanja online tetapi juga banyak fitur dan fasilitas lain. Ini membuat orang makin tenggelam dengan ponselnya.

3. Internet cepat dan murah. Kecepatan internet mobile yang semakin ngebut, dengan rata-rata global 61,5 Mbps, dan paket data yang makin terjangkau, membuat streaming dan scrolling makin lancar.

Antara nyaman dan kecanduan

Namun, tren ini tidak cuma soal teknologi. Beberapa negara mulai khawatir dengan dampaknya terhadap kesehatan mental.

Baca Juga: Waspada Bagi Content Creator, Berisiko Tinggi Terkena Carpal Tunnel Syndrome Sehingga Produktivitas Turun!

Contohnya, Korea Selatan yang melarang penggunaan ponsel di ruang kelas karena meningkatnya kecemasan dan distraksi di kalangan pelajar.

Di Indonesia sendiri, diskusi soal keseimbangan antara “hidup digital” dan “hidup nyata” juga makin ramai. Pertanyaannya bukan lagi apakah ponsel itu baik atau buruk, tetapi apakah kita masih punya kendali atas cara kita menggunakannya.

Pada akhirnya, laporan ini mengingatkan kita bahwa dunia makin mobile-first. Namun, mungkin yang lebih penting dari itu adalah bagaimana kita tetap jadi pengguna yang sadar, bukan hanya terseret arus notifikasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Vegoutmag.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X