Negara: Global (Amazon, Kongo, Asia Tenggara)
Mereka mengumpulkan donasi internasional untuk membeli dan melindungi hutan tropis, bekerja sama dengan komunitas lokal.
3. The Scottish Community Buyout Movement
Negara: Skotlandia
Komunitas desa secara kolektif membeli gunung, hutan, dan pulau agar tidak dimiliki tuan tanah dan kapital besar. Contoh paling terkenal:
- Isle of Eigg, warga membeli pulau mereka sendiri;
- Knoydart Forest Buyout;
- Gigha Buyout;
Model ini dianggap salah satu kisah sukses terbesar di dunia.
4. Landback Movement (AS & Kanada) – Reclaiming Forests for Indigenous Stewardship
Gerakan ini berfokus membeli kembali hutan dan lahan adat yang selama ini dikuasai perusahaan.
Baca Juga: Duka Banjir Bandang Aceh Timur: Bupati Ungkap Kekecewaan atas Lambatnya Respons Satpol PP
5. World Land Trust – “Buy an Acre” Program
Negara: Global
Publik bisa “membeli” 1 acre hutan untuk mencegah diambil perusahaan. Dana digunakan untuk pembebasan dan restorasi hutan. David Attenborough adalah salah satu pendukung utama program ini.
6. Amazon Land Purchase Initiatives
Beberapa inisiatif NGO di Brasil dan Peru membuat program yang memungkinkan warga global mendanai pembelian hutan Amazon untuk mencegah perluasan ladang sawit, peternakan, dan pertambangan.
7. New Zealand Forest & Bird – Land Buyouts
Organisasi lingkungan ini sering membeli kawasan hutan untuk melindungi burung endemik dan mengembalikan biodiversitas.
***
Artikel Terkait
5 Fakta Terkini tentang Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh
Basarnas Ungkap Skala Besar Bencana Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Aceh Porak-Poranda Diterjang Banjir Bandang: Empat Kampung Hilang, Akses Darat Terputus
Zulkifli Hasan Tanggapi Isu Dirinya Disebut Bertanggung Jawab atas Banjir dan Longsor di Sumatera
BNPB Perbarui Data Korban Banjir dan Longsor di Sumatera, Angka Meninggal Capai 753 Jiwa
Praz Teguh Berhasil Kumpulkan Donasi Nyaris Rp1M untuk Korban Banjir dan Langsung Terjun ke Daerah Terisolir