PejuangKantoran.com - Akibat kesalahan internal, rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) Amazon tanpa sengaja tersebar ke karyawan sebelum perusahaan resmi merilis pengumuman resminya.
Mau tidak mau, perusahaan yang didirikan Jeff Bezos itu mengonfirmasi bahwa Amazon PHK 16.000 karyawan secara global.
Kejadian itu bermula dari undangan yang dibatalkan namun terkirim ke sebagian staf Amazon Web Services (AWS). Undangan tersebut secara tidak sengaja menyertakan draft email internal yang memuat rencana perampingan karyawan.
Baca Juga: Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia Buka Lowongan Visa Assistant dan Fraud Investigator
Dalam dokumen itu juga disebutkan “Project Dawn”, yang dilaporkan sebagai nama kode internal untuk program restrukturisasi Amazon.
Tak lama setelah tersebar, undangan tersebut buru-buru ditarik. Namun, pesan internal di Slack dan memo eksekutif yang diperoleh media menunjukkan bahwa pemangkasan ini akan dialami oleh beberapa divisi.
Mereka yang terdampak bukan hanya dari divisi cloud computing AWS, tetapi juga operasi ritel inti Amazon. Banyak karyawan terdampak diketahui berasal dari posisi teknis, khususnya software engineer.
Amazon kemudian secara resmi mengumumkan restrukturisasi ini pada hari Rabu (29/1/2026). Perampingan karyawan akan dilakukan terhadap karyawan di Amerika Serikat, Kanada, dan Kosta Rika.
Dalam pernyataan tentang Amazon PHK 16.000 karyawan itu, perusahaan menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk memperkuat perusahaan dan mengurangi birokrasi.
Sebelumnya, perusahaan yang didirikan tahun 1994 itu mengumumkan pengurangan sekitar 14.000 karyawan pada Oktober lalu, seiring reorganisasi bisnis yang semakin fokus pada kecerdasan buatan (AI).
Baca Juga: Penjualan Struk Pembelian Fiktif Marak, Picu Kekhawatiran Penyalahgunaan Klaim Reimburse
Beth Galetti, Senior Vice President of People Experience and Technology di Amazon, menegaskan bahwa perusahaan tidak berencana melakukan PHK besar-besaran secara berkala.
“Sebagian dari Anda mungkin bertanya apakah ini awal dari pola baru, di mana kami mengumumkan pengurangan besar setiap beberapa bulan. Itu bukan rencana kami.
“Meskipun banyak tim telah menyelesaikan perubahan perusahaan pada bulan Oktober, ada tim lain yang baru menyelesaikan proses tersebut sekarang,” tegasnya.
Amazon memberikan waktu 90 hari bagi karyawan di Amerika Serikat untuk mencari posisi baru secara internal. Kalau tidak berhasil, perusahaan akan menyediakan dukungan transisi bagi mereka.
Artikel Terkait
Pintu Kamar Mandi Hotel dengan Kaca Buram Ternyata Tidak Disukai Tamu hingga Muncul Petisi
Film 'Cerita Lila' Menjadi Momen Pertama Lutesha Memainkan Tokoh Single Mother. Siapa Inspirasinya?
Tahun Baru Imlek Menandai Tahun Kuda Api, Saatnya Menjemput Peluang dengan Penuh Energi
Menghindari Kolesterol Dalam Makanan Tak Hanya Memerhatikan Bahan Makanannya Saja
Dari BEI ke OJK, Ini Jejak Karier Friderica Widyasari Dewi di Dunia Pasar Modal
BPS: 25,47 Orang Indonesia Overwork Alias Kebanyakan Kerja!
Menkes Ungkap Perkiraan 28 Juta Penduduk Indonesia Alami Masalah Kejiwaan