Yang Lagi Rame: Epstein Files, Dokumen Rahasia yang Mengungkap Skandal Para Petinggi Dunia

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 3 Februari 2026 | 14:58 WIB
Nama Presiden AS Donald Trump disebut-sebut dalam Epstein Files yang melibatkan Jeffrey Epstein. (Yahoo News)
Nama Presiden AS Donald Trump disebut-sebut dalam Epstein Files yang melibatkan Jeffrey Epstein. (Yahoo News)

Akhirnya, pada November 2025, Kongres AS mengesahkan Epstein Files Transparency Act dengan suara nyaris bulat. Meski awalnya sempat keberatan, Trump menandatangani undang-undang itu.

Sesuai aturan tersebut, Departemen Kehakiman AS mulai merilis dokumen pada 19 Desember 2025. Ratusan ribu halaman dibuka. Ada foto-foto yang sebelumnya belum pernah dilihat publik, termasuk foto mantan Presiden Bill Clinton dan sejumlah selebritas lain.

Secara bertahap, muncul lagi dokumen yang dirilis. Jumlahnya tidak main-main, ada sekitar 30 ribu halaman tambahan. Bahkan pada Januari 2026, Departemen Kehakiman merilis lagi sekitar tiga juta dokumen, yang terdiri atas 2.000 video, 180.000 gambar dan ribuan email.

Dokumen tersebut dilaporkan akan menjadi rilisan besar yang terakhir. Namun skandal seks yang melibatkan tokoh-tokoh penting di dunia ini akan terus menjadi pembicaraan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: The Guardian, BBC, Britannica

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X