Ika Septia Purnamasari, Pekerja Migran yang 'Naik Kelas' setelah Dibiayai Majikan Sekolah Perhotelan

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 26 Februari 2026 | 22:16 WIB
Ika Septia Purnamasari (kanan) bersama majikannya, Madam Jamie Too, yang menyekolahkannya sampai lulus. (The Strait Times/Lim Yaohui)
Ika Septia Purnamasari (kanan) bersama majikannya, Madam Jamie Too, yang menyekolahkannya sampai lulus. (The Strait Times/Lim Yaohui)

PejuangKantoran.com - Buat kamu yang ingin bekerja secara remote dari perusahaan di luar negeri tetapi selalu khawatir dengan Bahasa Inggris yang pas-pasan, contohlah Ika Septia Purnamasari (35).

Ika membuktikan, bahwa hambatan bahasa tidak menghalanginya untuk berusaha mencari kehidupan yang lebih baik.

Waktu Ika tiba di Singapura sebagai pekerja rumah tangga dari Indonesia pada 2013, ia hanya bisa mengatakan “yes” dan “no”. Namun Ika beruntung, majikannya, Madam Jamie Too (55) memperlakukannya dengan sangat baik.

Baca Juga: Luna Ring Jadi Perangkat Wearable Pertama di Dunia yang Punya Fitur Data Entry melalui Suara

Madam Too membayari Ika untuk ikut kursus di pusat komunitas dan kursus untuk tes International English Language Testing System (IELTS).

Bukan hanya itu, Ika lalu didorong untuk mengambil kursus diploma tiga tahun di bidang manajemen hotel dan restoran internasional dengan spesialisasi bisnis digital, dan membiayai sebagian pendidikannya.

Kebaikan Madam Too membuat Ika menominasikan majikannya sebagai menerima penghargaan Employer of the Year Award. Penghargaan diserahkan pada Madam Too pada perayaan Tahun Baru Imlek dan makan siang penghargaan Association of Employment Agencies (Singapura).

Acara yang diadakan di Hotel Amara Singapore, Tanjong Pagar, Rabu (25/2/2026) lalu itu mengangkat kontribusi para pekerja rumah tangga dan majikannya yang luar biasa.

Ika berharap Madam Too menerima penghargaan itu sebagai hadiah.

“Ini kejutan buatnya, karena saya merasa sangat diberkati bertemu dengannya,” papar Ika pada The Strait Times.

Baca Juga: Absen di Grammys, Apakah Cole Walliser dari Glambot akan Hadir di Academy Awards Maret Nanti?

Pulang ke Indonesia

Sayangnya, kerja sama majikan dan pekerjanya ini akan segera berakhir. Ika, yang sudah bekerja untuk keluarga Madam Too selama lebih dari 12 tahun, memutuskan pulang ke Indonesia pada pertengahan tahun 2026.

Ia merasa sudah waktunya untuk merawat keluarganya, termasuk putranya yang berusia 13 tahun.

Bekerja untuk Madam Too adalah pengalaman pertama Ika bekerja. Tak hentinya ia mensyukuri pertemuannya dengan majikannya, yang sudah mengajarinya segala sesuatu, dari memasak hingga naik bus.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: The Strait Times

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X