Generasi Muda Mulai Ubah Prioritas Pernikahan, dari Pesta Besar ke Kesiapan Rumah Tangga

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Selasa, 12 Mei 2026 | 11:12 WIB
ilustrasi menikah (Google Gemini)
ilustrasi menikah (Google Gemini)

PejuangKantoran.com - Menikah kini bukan lagi sekadar soal venue mewah atau pesta besar. Di tengah biaya hidup yang terus meningkat, banyak pasangan muda mulai mengubah cara pandang mereka terhadap pernikahan dengan lebih memprioritaskan kesiapan hidup setelah akad dibandingkan kemeriahan satu hari perayaan.

Perubahan ini terlihat dari tren pernikahan yang semakin sederhana dan intim di kalangan generasi muda. Data Bridestory menunjukkan mayoritas calon pengantin di Indonesia masih menyiapkan anggaran sekitar Rp250 juta hingga Rp500 juta untuk pernikahan.

Namun di saat yang sama, semakin banyak pasangan mulai memilih konsep yang lebih realistis dan fungsional, termasuk menikah sederhana di KUA.

 

Baca Juga: Airbnb Gunakan AI untuk Menulis 60% Kode Baru di Perusahaan, dan Ini Sebagian Manfaatnya untuk Bisnis

Survei JAKPAT 2025 juga mencatat bahwa generasi Z dan milenial kini cenderung lebih memilih intimate wedding dibanding pesta besar. Dana yang sebelumnya dihabiskan untuk dekorasi atau resepsi mewah mulai dialihkan untuk kebutuhan jangka panjang seperti rumah, tabungan, modal usaha, hingga perlengkapan rumah tangga.

Fenomena ini turut terlihat dari konten kreator sekaligus founder Ruang A23, Arrofi Ramadhan, yang ramai diperbincangkan usai membagikan konsep seserahan pernikahannya di media sosial.

Alih-alih memilih barang simbolis semata, Arrofi justru memasukkan berbagai perlengkapan rumah tangga yang dianggap berguna untuk kehidupan setelah menikah.

Menurutnya, seserahan sebaiknya tidak hanya memiliki nilai personal, tetapi juga benar-benar bermanfaat untuk rumah tangga ke depan.

“Saya tidak ingin memberikan sesuatu yang biasa saja. Seserahannya harus punya nilai personal dan bisa dipakai terus setelah menikah,” ujarnya.

 

 

Baca Juga: Pencari Kerja Makin Susah Mendapat Pekerjaan karena Gagal Lolos dari Seleksi AI dan Algoritma

Barang fungsional jadi pilihan baru pasangan muda

Salah satu barang yang dipilih Arrofi adalah mesin cuci. Keputusan tersebut muncul karena pekerjaan rumah tangga sering menjadi tantangan baru bagi pasangan setelah menikah, terutama dalam membagi waktu dan aktivitas sehari-hari.

Selain itu, ia juga memilih aki mobil sebagai bagian dari seserahan. Menurutnya, kendaraan setelah menikah bukan lagi sekadar alat transportasi pribadi, tetapi menjadi bagian penting dari mobilitas rumah tangga sehari-hari.

Sebagai seorang interior designer, Arrofi juga memasukkan bor listrik ke dalam daftar seserahannya. Ia menilai perlengkapan seperti ini akan sangat berguna saat menata dan menyesuaikan hunian baru setelah menikah. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X