'Ganteng Ganteng Genteng: Kontes Otot Paling Viral' Terinspirasi dari Lomba Binaraga di Majalengka

photo author
Syanne Susita, Pejuang Kantoran
- Selasa, 5 Mei 2026 | 09:06 WIB
"Ganteng-Ganteng Genteng: Kontes Otot Paling Viral" ditulis oleh Ratih Kumala, terinspirasi dari kompetisi binaraga di Majalengka, Jawa Barat. (Vidio)
"Ganteng-Ganteng Genteng: Kontes Otot Paling Viral" ditulis oleh Ratih Kumala, terinspirasi dari kompetisi binaraga di Majalengka, Jawa Barat. (Vidio)

PejuangKantoran.com - Apa yang menarik dari sebuah kompetisi binaraga di tingkat daerah? Ternyata sangat menarik, sampai-sampai penontonnya berdatangan dari berbagai daerah bahkan dari luar negeri!

Pesertanya pun random banget. Sebuah artikel bahkan memberikan seorang pekerja pabrik genteng yang giat berlatih untuk mengikuti kompetisi Binaraga Jebor Jatiwangi Cup. Jebor tak lain nama pabrik genteng di Majalengka, di mana karyawan tersebut bekerja.

Berita itulah yang kemudian menginspirasi Ratih Kumala, penulis novel Gadis Kretek, untuk membuat cerita dengan latar belakang yang sama untuk series Ganteng Ganteng Genteng: Kontes Otot Paling Viral.

Baca Juga: Nekad! Sidharta Tata Pilih Lokasi di Gang Sempit untuk Adegan Fighting di Film 'Ikatan Darah'

Untuk menggali lebih dalam kompetisi fenomenal itu, tim penulis dari rumah produksi Base Entertainment pun berangkat ke Majalengka, Jawa Barat, untuk melakukan riset langsung dengan kompetisi tahunan tersebut.

“Kita riset ke sana dan bertemu dengan teman-teman Jatiwangi Art Factory, penggagas kompetisi lokal yang unik ini. Kita mendapat insight dari mereka dan melihat sendiri keseruan kompetisi ini.

"Ternyata, penontonnya pun ada yang berdatangan dari luar negeri. Acara ini menjadi kebanggaan kuat terhadap kultur lokal ini,” ungkap Rifki Ardisha, salah satu tim penulis skenario, saat konferensi pers di Melting Pot, M Bloc, Jakarta Selatan, Kamis (23/4/2026).

Dari riset ini, lahirlah cerita dengan karakter-karakter unik yang membuat series Ganteng Ganteng Genteng: Kontes Otot Paling Viral semakin menarik. Jay Sukmo dipercaya sebagai sutradara series dan menggarap series ini langsung di Jatiwangi, Majalengka.

“Jatiwangi sudah punya karakter visual yang kuat. Tugas saya menjaga semuanya terlihat alami dan hidup, sehingga penonton bisa percaya dengan dunia yang kami hadirkan,” terang Jay.

Series ini menceritakan perjuangan seorang bos muda, Joni Wirata (Antonio Blanco, Jr), yang dipecat dari perusahaan konstruksi milik keluarganya. Untuk mendapat kepercayaan kembali dari keluarganya, Joni terpaksa turun ke desa untuk menyelamatkan pabrik genteng keluarganya dari kebangkrutan.

Baca Juga: 4 Fakta Menarik Selama Syuting 'Semua Akan Baik Baik Saja', Ari Irham Dipaksa Nge-prank Driver Ojol

Di tengah upaya untuk menyelamatkan pabrik tersebut, Joni mendapat ide untuk menggelar kompetisi binaraga. Sebab, ia sering melihat para kuli di pabriknya suka beradu otot.

Series ini dibintangi juga oleh Zsa Zsa Utari sebagai Ayas, yang akan membantu Joni mewujudkan kompetisi ini. Lalu ada Joe "Project P" sebagai Kang Odoy yang menjadi mandor pabrik yang keras kepala. Tokoh-tokoh lainnya adalah Kipli (Dian Sidik), Taulib (Apos Hutagaol), dan Ujang (Rafly Altama).

Kompetisi ini akhirnya malah menimbulkan dilema bagi Joni, antara mengejar ambisinya untuk mendapatkan kekuasaan, atau menjaga tempat yang telah menjadi rumah bagi banyak orang.

Antonio Blanco, Jr mengaku tidak mudah memerankan Joni Wirata, karena ia harus melakukan persiapan fisik. Sebelum mulai syuting, berat badan Antonio mencapai 80 kilogram dan belum terlihat otot-ototnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X