Fenomena ini menunjukkan bahwa peluang orang bepergian ke luar negeri itu tidak merata. Bagi sebagian besar orang di dunia, pergi ke luar negeri bukan sekadar soal keinginan, melainkan komitmen finansial yang besar. Ada kesenjangan nyata antara keinginan dan kenyataan.
Survei Pew Research Center juga menemukan bahwa keinginan untuk bepergian tidak selalu sama di tiap tempat. Ada sebagian orang yang memang tidak ingin pergi ke negara lain meski sebenarnya mampu.
Contohnya di India, di mana hampir tiga dari sepuluh warga India yang belum pernah bepergian ke luar negeri mengatakan bahwa mereka tidak ingin mengunjungi negara lain meskipun diberi kesempatan.
Dari survei tersebut kita jadi tahu bahwa pengalaman bepergian itu bukan standar universal. Ekonomi, geografi, dan kebijakan visa adalah hal-hal yang bisa membatasi mobilitas kita.
Kalau menurut kamu sendiri, apakah wisata di dalam negeri cukup efektif untuk menekan keinginan kita untuk liburan ke luar negeri?
Artikel Terkait
Seskab Teddy: Prabowo Gunakan Dana Pribadi untuk Menutup Kelebihan Biaya Kunjungan Luar Negeri
Apa yang Terjadi Kalau Kamu Makan Roti Sourdough Setiap Hari? Ini Kata Ahli Gizi
5 Strategi agar Lebih Konsisten Mengirim Lebih Banyak Lamaran Pekerjaan, sesuai Kondisi Kamu
5 Fungsi dan Peran Penting VO2max Bagi Pelari yang Mesti Kamu Pahami
Keuntungan dan Kerugian Mengirim Banyak Lamaran Pekerjaan, Meski Peluangnya Lebih Besar
Awas Jangan Salah Pilih Sepatu Lari, Kenali Dulu Jenisnya Supaya Tidak Salah Beli dan Membuat Cedera
Tak Hanya Untuk Lari, VO2max Juga Sangat Bermanfaat Bagi Tubuh Untuk Kendalikan Diabetes