Orangtuanya Diminta Klarifikasi, TikToker Lampung “Dajjal” Ungkap Kekesalannya

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 15 April 2023 | 16:55 WIB
TikToker Bima Yudho Saputro ungkap kekesalannya mengapa harus  orangtuanya yang memberikan klarifikasi. (Kolase Twitter @PartaiSocmed dan Instagram @awbimax)
TikToker Bima Yudho Saputro ungkap kekesalannya mengapa harus orangtuanya yang memberikan klarifikasi. (Kolase Twitter @PartaiSocmed dan Instagram @awbimax)

PejuangKantoran.com - Buntut dari kontroversi video TikTok-nya yang menyebut Lampung seperti kota “Dajjal”, rumah orangtua pemilik akun TikTok @awbimaxreborn, Bima Yudho Saputro, didatangi oleh anggota kepolisian, serta kepala camat dan desa.

Tak hanya itu, ayah Bima, H. Juliman, juga sampai dipanggil oleh Wakil Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi.

Dari laporan tertulis Polda Lampung, Azwar menyarankan Juliman untuk meminta maaf kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi atas video TikTok anaknya.

Baca Juga: Rumah Orangtua TikToker Lampung “Dajjal” Didatangi Polisi, Ini Kronologinya

Memang benar saya merasa tersinggung dengan bahasa Bapak Gubernur yang mengatakan kepada saya via telepon bahwa saya telah salah mendidik anak. Saya sudah meminta maaf kepada Gubernur Lampung kemudian Gubernur Lampung sudah memaafkan,” demikian pernyataan Juliman, seperti yang tertulis dalam laporan.

Masih menurut laporan Polda Lampung, laki-laki yang bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Golongan III itu juga mengatakan bahwa tidak ada intimidasi dari pihak kepolisian terhadap dirinya dan keluarganya.

Ia justru mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Lampung Timur AKBP K. Rizal Mochtar yang menurutnya sudah memerintahkan anggotanya untuk memberikan rasa aman kepada keluarganya.

Tanggapan Bima atas klarifikasi orangtuanya

Mengetahui kedua orangtuanya sampai didatangi polisi dan diminta untuk memberikan klarifikasi, Bima langsung merasa kesal.

Kedua orang tua gue ini polos banget guys, di suruh2 juga nurut aja. Gua juga agak kaget malah si Sri (Sringatun, ibunya) yg ngomong dan klarifikasi, lu klarifikasi buat apa neng? Ini mulai banyak media yg pansos ke orang tua gua dan pejabat2 Lampung yg bukannya ngurusin kesemrawutan di Lampung, malah datengin keluarga gue,” tulisnya di akun TikTok-nya.

Baca Juga: Apa Itu Protection Visa, yang Diajukan TikToker Lampung “Dajjal” Usai Dilaporkan ke Polisi?

Menurut Bima, klarifikasi yang dilakukan orangtuanya tidak dibutuhkan karena yang melakukan “huru-hara” adalah dirinya.

Sebelum diminta melakukan klarifikasi, orangtuanya juga diminta oleh pihak kepolisian memperlihatkan Kartu Keluarga (KK) dan ijazah pendidikan Bima.

Mereka disebut ingin memastikan apakah Bima benar bersekolah di Australia dan benar anak yang pintar.

Tak hanya itu, pihak kepolisian juga meminta untuk melihat buku tabungannya. Mereka ingin memastikan apakah pendidikan Bima di Australia dibiayai oleh pribadi atau ada sponsorship.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Polda Lampung

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X