Demi Memangkas Anggaran, General Motors PHK Ratusan Karyawan Kontrak

photo author
- Rabu, 3 Mei 2023 | 16:39 WIB
Awal Mei ini General Motors kembali mem-PHK beberapa ratus karyawan kontrak yang bekerja di Pusat Teknis Global mereka di Warren, Michigan. (GM.com)
Awal Mei ini General Motors kembali mem-PHK beberapa ratus karyawan kontrak yang bekerja di Pusat Teknis Global mereka di Warren, Michigan. (GM.com)

PejuangKantoran.com - Belum sebulan yang lalu sekitar 5.000 karyawan General Motors (GM) setuju melakukan pensiun dini seperti yang ditawarkan perusahaan untuk membantu mencapai hampir 50% target pemotongan biaya tahun ini.

Sekarang perusahaan tersebut kembali memangkas jumlah karyawannya.

Awal Mei ini GM memberhentikan beberapa ratus karyawan kontrak yang bekerja di Global Technical Center mereka di Warren, Michigan, dan lokasi lainnya. Hal ini dilakukan dalam upaya mereka memangkas 2 miliar dollar dari anggarannya pada akhir tahun depan.

Baca Juga: Perusahaan Induk Jeep PHK Karyawan, Tawarkan Akuisisi Perusahaan

Juru bicara GM Maria Raynal sudah mengonfirmasi kabar itu kepada Detroit Free Press, bagian dari USA TODAY Network. Namun, ia tidak dapat menentukan lokasi lain tempat pekerja yang akan diberhentikan karena karyawan kontrak tersebar di seluruh perusahaan.

“Mereka berada di area pengembangan produk global di tempat berbeda. (Pemberhentian) Itu bisa di beberapa posisi berbeda,” katanya.

Ia juga mengatakan, bahwa yang dilakukan oleh perusahaan ini merupakan bagian dari operasi normal dan berkontribusi untuk penghematan, tetapi kami tidak membagikan jumlah tertentu.”

Pemberhentian para pekerja kontrak yang sebagian besar full-time ini tidak akan diberitahukan jumlah pastinya. Namun, GM memastikan itu adalah pemberhentian permanen dan akan segera efektif dilakukan.

Apa artinya jika perusahaan memberhentikan pekerja kontrak?

Pakar bisnis Erik Gordon dari Ross School of Business Universitas Michigan, mengatakan, bahwa memberhentikan karyawan kontrak merupakan sesuatu yang dilakukan banyak perusahaan untuk menghemat uang.

Baca Juga: Bed Bath Beyond Ajukan Bangkrut, Karyawan Bakal di PHK

"Pekerja kontrak bukan karyawan perusahaan, tidak mendapatkan tunjangan perusahaan, dan tidak dapat mengandalkan pekerjaan itu secara jangka panjang," katanya.

Saat memberhentikan pekerja kontrak, perusahaan tidak berpikir ini adalah usaha untuk “memaksa” berhenti bekerja. Mereka hanya menganggapnya sebagai bentuk tidak memperbaharui pekerjaan yang memang selalu bersifat sementara.

Padahal, ini sebenarnya adalah interpretasi umum dari “pemotongan paksa” atau “kehilangan pekerjaan”.

GM akan mem-PHK lebih banyak karyawan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: USA Today

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X