PejuangKantoran.com - Siapa yang sudah membuat akun di Threads? Jika kamu termasuk salah satunya, berarti kamu satu dari 100 juta pengguna baru di media sosial tersebut.
Menurut situs web pelacakan data, pada Senin (10/7/2023) lalu, aplikasi milik Meta Inc yang diluncurkan oleh Instagram ini telah memiliki lebih dari 100 juta pengguna dalam waktu kurang dari lima hari.
Layanan data online Quiver Quantitative melaporkan bahwa aplikasi tersebut melewati 100 juta pengguna pada pukul 07.00 GMT atau pukul 14.00 WIB.
Baca Juga: Pikir-pikir Dulu Sebelum Meng-Install Threads dan Memutuskan untuk Pindah dari Twitter
Sementara situs web lain yang menggunakan hitungan “lencana” yang diterima pengguna Instagram yang telah mengunduh Threads, mengatakan jumlah tersebut sudah terlewati sebelum itu.
Threads disebut telah memecahkan rekor alat AI ChatGPT untuk aplikasi konsumen yang tumbuh paling cepat. ChatGPT sendiri membutuhkan waktu dua bulan untuk mencapai angka 100 juta pengguna.
Sementara itu, aplikasi berbagi video TikTok butuh waktu sembilan bulan untuk mencapai angka tersebut. Sedangkan Instagram butuh dua setengah tahun setelah dirilis pada 2010.
Threads saat ini sudah bisa diunduh di Apple dan Android dan tersedia di 100 negara kecuali Eropa, karena Meta tidak yakin bagaimana menavigasi undang-undang privasi data di sana.
Twitter jadi kalah pamor karena Threads?
Banyak orang yang menyebut Threads sebagai “pembunuh” Twitter. Sejak Threads dirilis saja, para ahli menggambarkan lalu lintas Twitter tenggelam dalam menghadapi persaingan baru.
Baca Juga: Twitter Menuding Meta Memburu Lusinan Mantan Karyawan Twitter untuk Mengembangkan Threads
Twitter diperkirakan memiliki sekitar 200 juta pengguna reguler, tetapi berulang kali mengalami kegagalan teknis sejak Elon Musk membeli platform tersebut tahun lalu dan memecat ribuan staf.
Bos Tesla dan SpaceX ini juga “membuang” banyak penggunanya dengan menetapkan biaya untuk layanan yang sebelumnya gratis, dan mengizinkan akun sayap kanan yang diblokir kembali ke platform.
CEO Cloudflare Matthew Prince membagikan grafik di Twitter yang menunjukkan penurunan penggunaan platform yang stabil sejak Januari, dengan mengatakan bahwa lalu lintas aplikasi tersebut sedang tenggelam.
Sebelum Threads, beberapa saingan telah muncul. Namun, sebagian besar adalah platform khusus tanpa kapasitas untuk tumbuh pada skala yang diperlukan untuk melengserkan Twitter.
Artikel Terkait
Soal Data Paspor RI yang Diduga Bocor, Dirjen Imigrasi Klaim Semua Data Aman. Beneran?
Butuh Paspor Cepat? Gunakan Layanan Penerbitan Paspor Akhir Pekan, Sehari Langsung Jadi!
Set Playlist Ini Bisa Bantu Kamu Lepas Rindu Suara Suga BTS !
Mau Tanding Badminton di Turnamen Selebriti, Celine Evangelista Ngaku Nggak Hafal Kanan-Kiri
5 Cara Mengatur Keuangan Agar Gaji Cukup buat Sebulan (dan Nggak Malah Amblas Sebelum Akhir Bulan)
Break 5 Menit Usai Bekerja Keras Ternyata Bisa Bikin Kamu Lebih Produktif Kerja