news

Perusahaan Startup Ini Umumkan PHK Massal, Namun Dikecam karena Ternyata Cuma Trik Marketing

Kamis, 19 Desember 2024 | 07:23 WIB
YesMadam, yang memposisikan diri sebagai smart tech salon, menerima kecaman karena membuat trik pemasaran yang berlebihan. (Yesmadam.com)

"Strategi periklanan yang berlebihan dapat diterima dan berhasil, di mana sebuah merek menggunakan kebebasan kreatif untuk mendorong batas kebenaran untuk menyampaikan maksudnya," katanya.

“Namun, berlebihannya itu begitu jelas atau mencolok sehingga konsumen tidak mungkin atau diharapkan untuk mempercayainya," katanya.

Baca Juga: Siap-siap LPDP Batch 2 2025 Akan Dibuka, Ini Tips Agar Aplikasi Kamu Diterima

Kebijakan cuti berbayar

YesMadam selama ini memasarkan dirinya sebagai salon rumahan paling terjangkau di India. Perusahaan startup ini memiliki lebih dari 300 karyawan, dan menawarkan sejumlah layanan di rumah seperti perawatan rambut, perawatan kulit, pijat, dan perawatan lainnya.

YesMadam bahkan pernah ditampilkan dalam episode musim ke-3 reality show bertema bisnis Shark Tank India.

Meskipun mendapat reaksi keras secara online, YesMadam tetap berkomitmen pada misi awalnya.

"Setelah menyadari prevalensi stres di antara karyawan kami melalui survei internal, kami memperkenalkan 'kebijakan cuti berbayar selama enam hari untuk menghilangkan stres' beserta sesi spa gratis," tambah Arya.

Baca Juga: Lakukan 4 Hal Berikut Ini Untuk Meningkatkan Pengalaman Positif Terhadap Layanan Customer Service

“Langkah-langkah ini dirancang untuk mengatasi kelelahan dan meningkatkan kesejahteraan holistik."

"Meskipun kampanye ini dimulai dengan cara yang salah, kami berharap kampanye ini menjadi katalisator untuk mendorong perubahan positif dan meningkatkan budaya kerja yang lebih sehat di berbagai industri," tutup Arya.

Halaman:

Tags

Terkini