news

Pusat Kecerdasan Buatan (AI) Pertama di Jakarta Resmi Dibuka, Jadi Langkah Awal “Indonesia Digital 2045”

Senin, 14 Juli 2025 | 19:19 WIB
Ilustrasi pusat artificial intelligence yang menjadi inovasi teknologi digital tetap aman dan inklusif. (Google Gemini)

Karena itu, fokus CoE pada pelatihan talenta lokal jadi krusial. Ini karena tanpa manusia yang paham, GPU terkencang pun hanya besi mahal.

Seperti kata Vikram Sinha, “Manusia tetap jadi inti supaya AI benar‑benar bermanfaat.” 

Bukan proyek tunggal

CoE ini bukan satu‑satunya fasilitas AI milik Indosat.

Tahun lalu, Indosat & NVIDIA mengumumkan investasi US$ 200 juta untuk membangun pusat komputasi AI di Surakarta, Jawa Tengah, yang diharapkan beroperasi akhir 2024. 

Baca Juga: Perkembangan AI Mengubah Cara Lulusan Merancang Karir di Masa Depan, Jadi Lebih Positif atau Negatif?

Di sisi software, Indosat dan GoTo sudah merilis Sahabat‑AI, model bahasa besar (LLM) berbahasa Indonesia dan daerah agar pengembang lokal lebih mudah membuat aplikasi AI yang mengerti ” konteks Nusantara. 

Untuk langkah berikutnya, Komdigi sedang menyiapkan regulasi AI nasional, termasuk pedoman etika dan standar keamanan, yang membuat inovasi tetap aman dan inklusif.

Dengan ekosistem infrastruktur, talenta, dan regulasi yang makin matang, target “Indonesia Digital 2045” diharapkan bukan lagi mimpi jauh di awan. ***

Halaman:

Tags

Terkini