Baca Juga: Nemawashi, Filosofi Jepang yang Membantu Kita Membuat Keputusan yang Bikin Orang Merasa Dilibatkan
Perubahan pola perjalanan ini disiapkan untuk mencegah gangguan layanan seperti yang sempat terjadi pada Senin (25/8/2025), saat aksi massa sebelumnya menyebabkan kepadatan luar biasa di jalur tersebut.
Selain itu, rekayasa jadwal perjalanan juga disiapkan pada jam sibuk sore hingga malam hari saat terjadi lonjakan penumpang. Fokus utama pengaturan tetap pada lintas Rangkasbitung yang paling rawan terganggu.