news

Yang Tersisa dari Penjarahan Rumah Sri Mulyani: Dari Lukisan Bunga hingga Dugaan Mobilisasi Massa

Kamis, 4 September 2025 | 08:43 WIB
Lukisan bunga yang dijarah dari rumah Sri Mulyani di jalan Mandar, Bintaro, ternyata hasil karyanya sendiri. (kemenkeu.go.id)

Fahmi menegaskan, jika terbukti ada pola koordinasi, maka kasus ini harus dilihat sebagai bagian dari strategi mobilisasi massa, bukan sekadar peristiwa kriminal biasa.

Namun, ia juga mengingatkan pentingnya analisis yang hati-hati agar tidak terjebak pada teori konspirasi tanpa bukti.

Hal yang lebih mendesak, kata Fahmi, adalah bagaimana negara merespons dengan cepat, yaitu dengan menangkap pelaku, mengusut jaringan di belakangnya, sekaligus mengembalikan rasa aman masyarakat.

Baca Juga: Survei: 5 Alasan Bos-bos di Perusahaan Lebih Banyak Menggunakan ChatGPT daripada Karyawan

Pesan Sri Mulyani
Meski rumah Sri Mulyani dijarah, Menteri Keuangan yang sudah menjabat selama empat periode itu tetap menyampaikan pesan yang menenangkan melalui akun Instagram-nya.

Menurutnya, dalam kerusuhan tidak pernah ada pemenang. Yang ada adalah hilangnya akal sehat, rusaknya harapan, runtuhnya fondasi berbangsa dan bernegara kita, negara hukum yang berperikemanusiaan yang adil dan beradab.

“Indonesia adalah rumah kita bersama. Jangan biarkan dan jangan menyerah pada kekuatan yang merusak. Jaga dan terus perbaiki Indonesia bersama, tanpa lelah, tanpa amarah, tanpa keluh kesah, dan tanpa putus asa,” tulisnya.

Halaman:

Tags

Terkini