Berikut beberapa fitur unggulan yang baru saja diperkenalkan.
• Runway Aleph: Model video untuk membuat storyboard dan visual cepat.
• Moonvalley Marey: Model video untuk menghasilkan klip gerak yang lebih dinamis.
• Presets: Opsi gaya visual sekali klik untuk mempercepat pembuatan gambar.
• Generative Text Edit (beta): Fitur edit teks langsung pada desain tanpa keluar dari Boards.
• Describe Image: Menganalisis gambar dan otomatis membuat prompt AI yang bisa dimodifikasi.
Tantangan AI di dunia kreatif
Meski teknologi AI menawarkan kecepatan dan efisiensi, banyak kreator masih merasa khawatir. Beberapa isu yang muncul antara lain:
• Kehilangan pekerjaan karena peran kreator bisa digantikan AI.
• Keaslian karya yang semakin sulit dibedakan antara buatan manusia dan mesin.
• Kekhawatiran generasi muda, terutama Gen Z, bahwa keterampilan mereka akan dianggap ketinggalan zaman.
Pihak Adobe sendiri mengakui kekhawatiran ini. Namun, mereka menegaskan bahwa AI adalah alat pendukung, bukan pengganti manusia.
VP Generative AI Adobe, Alexandru Costin, bahkan menyebut bahwa kreator di masa depan “tidak akan bisa sukses tanpa menggunakan AI”.
Meski begitu, survei internal Adobe menunjukkan sebagian besar kreator masih ragu. Banyak yang mengakui AI memang menghemat waktu, tetapi lebih dari setengah juga merasa AI bisa merugikan profesi kreatif.
Jadi, meski peluncuran Firefly Boards menandai langkah besar Adobe dalam memperkuat posisinya di dunia AI kreatif, tantangan terbesar bukan hanya soal mengembangkan teknologi.
Hal yang juga harus dipikirkan adalah meyakinkan para kreator bahwa AI adalah sahabat dalam berkarya, bukan ancaman.