news

Patrick Walujo Mundur dari Jabatan CEO GoTo, Benarkah demi Perlancar Proses Akuisisi Grab atas Gojek

Kamis, 27 November 2025 | 11:23 WIB
Ilustrasi Gojek yang merupakan bagian dari GoTo, sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari kita. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Pejuangkantoran.com - Patrick Sugito Walujo resmi mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama atau CEO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo). Informasi ini disampaikan perusahaan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Jabatan Patrick rencananya akan diteruskan oleh Hans Patuwo, yang saat ini menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) dan Presiden On-Demand Services GoTo.

GOTO menyampaikan bahwa nominasi Hans sebagai CEO akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 17 Desember 2025. Hans akan menggantikan Patrick yang memimpin GoTo sejak Juni 2023.

 

Baca Juga: Saatnya Menguji Daya Saingmu: GoTo Financial Buka Lowongan Kerja Senior Transfer Pricing

Dalam pernyataannya, Patrick mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim GoTo atas kerja keras mereka selama ia menjabat.

Patrick juga memberikan selamat kepada Hans, yang ia nilai memiliki pemahaman mendalam tentang operasional perusahaan. Mulai dari aktivitas lapangan hingga strategi besar perusahaan.

Ia yakin Hans adalah sosok yang tepat untuk membawa GoTo ke babak baru.

Proses suksesi dan pengalaman Hans Patuwo

Manajemen GoTo menjelaskan bahwa peralihan kepemimpinan ini merupakan bagian dari proses suksesi yang sudah disiapkan lama.

Baca Juga: Kronologi Hilangnya Tumbler Penumpang Commuterline yang Berakibat Dipecatnya Petugas KAI

Langkah ini disebut penting untuk memastikan strategi perusahaan tetap berlanjut dan eksekusi operasional makin kuat. Terutama saat GoTo mengejar target profitabilitas jangka panjang.

Komisaris Utama GoTo, Agus Martowardojo, juga memberikan penghargaan atas kepemimpinan Patrick selama dua setengah tahun terakhir.

Menurutnya, Patrick telah membawa GoTo melewati masa transformasi besar. Mulai dari memperkuat fundamental keuangan hingga memperjelas arah jangka panjang perusahaan.

Halaman:

Tags

Terkini