news

Kenapa Sih, Pemerintah Mendorong Karyawan untuk Work from Mall selama Libur Nataru 2025?

Minggu, 28 Desember 2025 | 18:12 WIB
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mendukung kebijakan Work from Mall yang diusulkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto. (Ekon.go.id)

PejuangKantoran.com - Banyak perusahaan yang kini memberikan keleluasaan bagi karyawan untuk bekerja dari mana saja, atau Work From Anywhere (WFA). Bagaimanapun, kita butuh lingkungan kerja yang nyaman dan menyenangkan. 

Kini muncul lagi terobosan terbaru yang tengah didorong oleh pemerintah, yaitu konsep Work From Mall (WFM). Bagi kita, mall bukan sekadar destinasi untuk melepas penat atau berbelanja kebutuhan mingguan, melainkan telah menjadi ruang kerja alternatif yang sangat fungsional.

Dari perspektif karyawan, WFM menawarkan lingkungan kerja yang lengkap dan efisien. Seperti yang sering kita rasakan, hambatan terbesar bekerja secara remote adalah mencari tempat yang memiliki infrastruktur memadai.

Baca Juga: Ada Aja Gebrakannya: Buronan Polisi Ditangkap saat Menyamar Jadi Patung di Kandang Natal

Pemerintah memahami betul kebutuhan dasar ini. Dukungan dari berbagai perusahaan teknologi dan pemerintah daerah di 15 provinsi memastikan bahwa fasilitas penting seperti koneksi internet yang cepat, colokan untuk mengisi daya laptop, hingga suasana yang mendukung kreativitas kini tersedia di mall-mall.

Yang lebih penting, program WFM ini dirancang untuk menjaga pergerakan ekonomi tetap bergulir di penghujung tahun, seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat pada periode libur Natal dan tahun Baru.

Melalui konsep Work From Mall, pemerintah mendorong pemanfaatan pusat perbelanjaan sebagai ruang kerja alternatif yang mendukung perkembangan ekonomi digital dan gig economy.

“Sekali lagi, mall bukan hanya tempat berbelanja, tetapi bisa dimanfaatkan juga untuk kegiatan ekonomi atau bekerja. Nah, kita sekarang sedang mendorong kegiatan ekonomi gig dan ini akan disiapkan anggarannya juga oleh Pemda DKI.

“Kita akan kerja di 15 provinsi dan akan didukung oleh perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang IT. Sehingga kalau yang bergerak di gig ekonomi butuhnya charger laptop, wifi, dan kopi. Nah, itu semuanya ada di mall,” pungkas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto.

Hal itu disampaikan Menko Airlangga saat meninjau kesiapan pelaksanaan program Work From Mall untuk mendukung program BINA dan Indonesia Great Sale di Mal Pondok Indah Jakarta, Jumat (26/12/2025).

Baca Juga: 3 Ide Sajian Minum Non-Alkohol untuk Bersulang dan Merayakan Malam Pergantian Tahun

Kegiatan Belanja di Indonesia Saja merupakan program yang digagas oleh Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), dan dilaksanakan secara serentak di berbagai mall di seluruh Indonesia.

Program ini menargetkan nilai transaksi hingga Rp30 triliun hingga 4 Januari 2025, setelah sebelumnya didahului oleh sejumlah program belanja nasional lainnya.

Secara keseluruhan, Pemerintah menargetkan perputaran belanja masyarakat hingga akhir tahun dapat mencapai lebih dari Rp110 triliun.

Turut hadir pada kesempatan tersebut antara lain Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, dan Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Halaman:

Tags

Terkini