Mode ini akan menghapus semua elemen yang mengganggu seperti video, iklan, atau pop-up langganan, dan menyisakan teks saja. Ini sangat membantu ketika banyak situs berita terasa crowded banget dan penuh gangguan visual.
Langkah Google ini sebenarnya dipicu oleh persaingan yang makin ketat. Banyak pengguna mulai melirik browser alternatif karena Chrome dianggap lambat mengadopsi fitur produktivitas.
Dengan hadirnya vertical tab, integrasi AI Gemini, hingga fitur Split View, Chrome berusaha keras agar penggunanya tidak pindah ke lain hati.
Baca Juga: Datang Telat Salah, Tapi Datang Kepagian Malah Dipecat, Ini Kisah Nyata dari Spanyol
Buat kita sebagai pengguna, tentu ini hal yang bagus. Google Chrome nggak cuma internet window biasa, tapi juga alat produktivitas yang makin fleksibel.
Jadi, kalau nanti Chrome di laptop kamu sudah ter-update, jangan ragu mencoba pindah ke mode vertikal. Mungkin di awal akan terasa sedikit aneh karena terbiasa melihat ke atas, tapi setelah itu mungkin kamu nggak akan balik lagi ke tampilan lama.