news

Tren Baru, Gen Z di China Pilih Profesi jadi Pendamping Naik Gunung

Senin, 1 Juni 2026 | 12:10 WIB
Ilustrasi (Freepik.com)

PejuangKantoran.com - Di tengah tekanan ekonomi dan persaingan kerja yang semakin ketat, generasi muda di China mulai mencari pengalaman yang memberikan nilai emosional lebih dibanding sekadar kepemilikan barang. Fenomena ini melahirkan profesi unik yang kini tengah naik daun, yakni pendamping naik gunung atau pei pa, yang bertugas menemani sekaligus memberikan dukungan fisik dan emosional selama pendakian.

Tren tersebut berkembang pesat di kawasan Gunung Tai, salah satu destinasi pendakian paling terkenal di Provinsi Shandong. Berbeda dengan pemandu wisata konvensional, para pendamping pendakian tidak hanya menunjukkan jalur atau menjelaskan lokasi wisata. Mereka juga membantu membawa barang bawaan, menyediakan kebutuhan logistik, menyemangati klien, hingga menjadi teman berbincang sepanjang perjalanan. Dalam kondisi tertentu, mereka bahkan membantu klien yang kelelahan agar tetap dapat mencapai puncak.

Baca Juga: Content Creator Erika Richardo Masuk Daftar Bergengsi 'Forbes 30 Under 30 Asia Class of 2026'

Salah satu pelaku profesi ini adalah Xiao Meng, pria berusia 24 tahun yang telah mendaki Gunung Tai ratusan kali untuk menemani pelanggan. Berbekal latar belakang pendidikan olahraga dan kemampuan fisik yang prima, ia menawarkan jasa pendampingan dengan tarif sekitar 700 yuan atau setara Rp1,5 juta per hari. Permintaan terhadap layanan tersebut terus meningkat, terutama dari kalangan anak muda yang menginginkan pengalaman pendakian yang lebih nyaman dan personal.

Fenomena pei pa mencerminkan perubahan pola konsumsi di kalangan Gen Z China. Banyak anak muda kini lebih rela mengeluarkan uang untuk memperoleh kenyamanan, kebahagiaan, dan pengalaman yang memiliki makna emosional dibanding membeli produk fisik. Di China, tren ini dikenal dengan istilah qing xu jia zhi atau “nilai emosional”, yang menempatkan pengalaman dan kesejahteraan psikologis sebagai prioritas utama.

Baca Juga: Kebisingan dan Produktivitas Kerja: Kenapa Suara di Sekitar Kita Bisa Menentukan Kinerja Otak

Popularitas profesi pendamping pendakian juga muncul di tengah perubahan besar pasar tenaga kerja China. Sejumlah pekerjaan baru bermunculan seiring perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup masyarakat. Pemerintah serta berbagai institusi di China mulai mengakui munculnya profesi-profesi nonkonvensional yang sebelumnya tidak dikenal sebagai jalur karier formal.

Meski hubungan antara pendamping dan klien sering kali terasa akrab selama perjalanan, para pelaku profesi ini umumnya menjaga batas profesional. Interaksi yang terjalin diposisikan sebagai layanan pendampingan dan dukungan selama aktivitas pendakian, bukan hubungan pertemanan di luar pekerjaan. Pendekatan tersebut dianggap penting untuk menjaga profesionalisme sekaligus kepercayaan pelanggan.

Kemunculan profesi pei pa menunjukkan bagaimana perubahan sosial dan ekonomi dapat melahirkan bentuk pekerjaan baru yang sebelumnya sulit dibayangkan. Di era ketika kesehatan mental dan kebutuhan emosional semakin diperhatikan, layanan yang menawarkan rasa nyaman, dukungan, dan pengalaman personal menjadi komoditas yang memiliki nilai ekonomi tersendiri.

Tags

Terkini