news

Apa Pelajaran yang Bisa Kita Angkat dari Kasus Penganiayaan Oleh Taufik Hidayat Terhadap Kekasihnya yang Berjalan Selama 3 Tahun

Rabu, 24 Juni 2026 | 20:13 WIB
Kasus penyekapan dan penganiayaan sadis oleh Taufik Hidayat terhadap kekasihnya tidak hanya membuat kita miris, tetapi juga mengingatkan kita akan bahaya interaksi langsung baik di dunia nyata, ataupun di dunia maya, terutama lewat dating apps macam Bumble, Tinder dan sejenisnya (Pejuang Kantoran/Google Gemini)
  • Pengendalian Berlebihan. Mereka mencoba mengatur dengan siapa Anda boleh berbicara atau membatasi aktivitas Anda.
  • Agresivitas. Mudah marah, sering melontarkan ancaman kecil, atau memanipulasi keadaan.
  • Ketergantungan Alkohol atau Narkoba. Berhati-hatilah pada kebiasaan konsumsi miras yang sering memicu kekerasan.

Percayai Insting Anda

Jika ada sesuatu yang terasa mengganjal atau membuat Anda tidak nyaman, jangan ragu untuk mengakhiri hubungan tersebut. Keamanan dan keselamatan fisik jauh lebih penting daripada perasaan tidak enak menolak seseorang.

Langkah Jika Menjadi Korban Kekerasan

Kekerasan dalam pacaran merupakan kejahatan yang tidak bisa ditoleransi. Bila Anda, kerabat, atau teman Anda mendapati diri berada dalam jerat ancaman atau penyekapan, segera lakukan tindakan berikut:

  1. Hubungi kontak darurat atau kerabat terdekat secara diam-diam.
  2. Laporkan insiden tersebut ke pihak kepolisian terdekat atau laporkan ke saluran siaga (hotline) kekerasan perempuan yang tersedia.

Bermain aplikasi kencan memang membuka peluang untuk bertemu banyak orang baru, namun kewaspadaan dan batasan yang ketat adalah perisai utama untuk mencegah Anda menjadi korban kejahatan berikutnya.

Halaman:

Tags

Terkini