PejuangKantoran.com - Kehadiran jet tempur Rafale menjadi salah satu babak baru dalam modernisasi alutsista Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU). Pesawat buatan Prancis ini digadang-gadang bakal menjadi tulang punggung kekuatan udara Indonesia di masa depan, menggantikan sejumlah armada tempur yang sudah menua.
Kehebatannya juga ditunjukan saat Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-81 pada Senin, 17 Agustus 2026 di Istana Merdeka, dengan melakukan formasi fly pass tepat di atas Istana Kenegaraan di hadapan Presiden RI Bapak Prabowo Subianto.
Baca Juga: Mitos vs Fakta: Benarkah Tamu Upacara 17 Agustus di Istana Merdeka Tak Lagi Wajib Baju Adat?
Baca Juga: Cara War Tiket Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, buat yang Mau Nonton Langsung!
Asal dan Tipe Pesawat
Rafale merupakan pesawat tempur multiperan (omnirole) buatan Dassault Aviation, produsen dirgantara asal Prancis. Tipe yang dipesan Indonesia adalah Rafale F3R, varian generasi 4,5 yang tergolong modern dan telah teruji dalam berbagai operasi militer di dunia.
Dari total unit yang dipesan, rinciannya terdiri atas sekitar 30 unit varian single seat (satu kursi) untuk misi tempur murni, dan 12 unit varian tandem seat (dua kursi) yang bisa digunakan untuk misi tempur sekaligus pelatihan pilot.
Jumlah Unit yang Dimiliki Indonesia
Indonesia resmi menandatangani kontrak pembelian 42 unit Rafale dari Dassault Aviation pada Februari 2022, dengan nilai kontrak diperkirakan mencapai sekitar 8,1 miliar dolar AS. Pengadaan ini dilakukan bertahap dalam tiga fase kontrak.
Pengiriman batch pertama sebanyak tiga unit (bernomor ekor T-0301, T-0302, dan T-0303) tiba di Indonesia pada akhir Januari 2026 dan kini disiagakan di Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau. Batch kedua sebanyak tiga unit lagi dijadwalkan menyusul pada pertengahan 2026, sehingga total pesawat yang telah beroperasi di Indonesia genap menjadi enam unit. Sisa pesanan akan dikirim secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan hingga genap 42 unit.
Menariknya, pemerintah Indonesia juga tengah mengkaji opsi tambahan pembelian 18–24 unit Rafale lagi, yang jika terealisasi akan membuat total armada Rafale Indonesia mencapai 60–66 unit — menjadikan Indonesia salah satu operator Rafale terbesar di luar Eropa.
Kehebatan dan Kemampuan Rafale
Sebagai pesawat tempur omnirole, Rafale dirancang untuk mampu menjalankan berbagai jenis misi sekaligus, di antaranya: