- Superioritas dan pertahanan udara
- Dukungan udara jarak dekat (close air support)
- Serangan strategis jarak jauh (deep strike)
- Pengintaian udara
- Serangan anti-kapal
Kelebihan lain Rafale terletak pada kompatibilitasnya dengan berbagai jenis persenjataan canggih, seperti:
- Rudal udara-ke-udara jarak jauh Beyond Visual Range (BVR) METEOR dan MICA
- Rudal stand-off jarak jauh SCALP
- Rudal anti-kapal AM39 Exocet
- Bom berpemandu laser maupun bom konvensional tanpa pemandu
- Meriam internal NEXTER 30M791 kaliber 30 mm yang mampu memuntahkan hingga 2.500 peluru per menit
Kombinasi kelincahan manuver, sensor canggih, serta fleksibilitas persenjataan inilah yang membuat Rafale dijuluki sebagai "omnirole fighter" — pesawat yang bisa berganti peran dalam satu misi penerbangan.
Memperkuat Armada TNI AU
Kehadiran Rafale melengkapi jajaran pesawat tempur TNI AU yang sebelumnya sudah diisi oleh T-50i, Hawk 100/200, Sukhoi Su-30, dan F-16. Dengan masuknya Rafale secara bertahap, TNI AU diharapkan memiliki kekuatan udara yang jauh lebih modern dan tangguh dalam menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia.
Baca Juga: Pemerintah Bakal Buka War Tiket buat yang Berminat Hadir di Upacara 17 Agustusan di Istana Merdeka
Artikel Terkait
Di Balik Bendera Bajak Laut Topi Jerami atau Straw Hat Pirate, ada Sukses Besar One Piece Yang Mendunia!
Ini Dia 6 Siswa yang Menjadi Tim Pengibar Bendera Pusaka saat Upacara Detik-detik Proklamasi
Pemerintah Bakal Buka War Tiket buat yang Berminat Hadir di Upacara 17 Agustusan di Istana Merdeka
War Tiket Upacara HUT ke-81 RI di Istana Resmi Dibuka, Ini Linknya untuk Dengar Pidato Prabowo Langsung di Istana Negara
Mitos vs Fakta: Benarkah Tamu Upacara 17 Agustus di Istana Merdeka Tak Lagi Wajib Baju Adat?